oleh

Menanti Peristiwa Luar Angkasa di Tahun 2019, Salah Satunya Pengibaran Bendera Israel di Bulan

-Berita-280 Dilihat
Bulan/Ilustrasi

SriwijayaAktual.com – Tahun lalu adalah tahun yang menyenangkan untuk eksplorasi luar
angkasa, Sementara itu, di 2019 ini tampaknya kegembiraan tak akan
berkurang.
Kami merangkum hal-hal luar biasa yang akan terjadi di luar angkasa pada tahun 2019.
Tahun lalu, wahana InSight mendarat di Planet Mars pada bulan
November, sebuah misi luar angkasa diluncurkan untuk ‘menyentuh
matahari’, sebuah mobil dilesatkan ke luar angkasa pada bulan Februari,
dan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) memperingati ulang tahun
ke-20 sejak ia pertama kali mengorbit bumi.
Lalu, apa yang akan terjadi tahun ini?
Januari 
Pada awal 2019. tanggal 1 Januari, wahana New Horizons milik NASA
mencetak sejarah dengan melintasi Ultima Thule —objek angkasa terjauh
yang pernah dieksplorasi sepanjang sejarah manusia, yang jaraknya 6,5
miliar km dari bumi.
Pesawat tanpa awak ini mengambil gambar dan data-data lain selama perlintasan yang berlangsung beberapa jam.
Pesawat itu adalah juga pesawat pertama yang pernah mengunjungi Pluto, di tahun 2015.
Dua hari kemudian, Cina merhasil mandaratkan penjelajah tanpa awak,
Chang’e-4, di tepi jauh bulan. Sebelumnya, belum pernah ada misi luar
angkasa yang mencapai bagian bulan yang tak tampak dari bumi itu karena
tantangan di bidang komunikasi. Jadi misi ini adalah momen bersejarah.
Sementara itu, hujan meteror Quadrantid akan menghiasi langit antara tanggal 3 dan 4 Januari.
Lalu, gerhana bulan total terakhir, hingga tahun 2021, akan terjadi
antara tanggal 20 dan 21 Januari. Pastikan Anda tidak ketinggalan
menyaksikan fenomena ini.
Februari
Pada tanggal 17 Februari, perusahaan Israel di bidang antariksa,
SpaceIL, berencana menjadi perusahaan swasta pertama yang meluncurkan
pesawat luar angkasa tanpa awak ke bulan.
Pesawat ini akan diluncurkan dari roket Falcon 9 produksi perusahaan
SpaceX milik miliuner Elon Musk. Pesawat itu akan menancapkan bendera
Israel di bulan dan melakukan riset pada permukaan magnetik bulan.
Di akhir Januari atau mungkin Februari, robot InSight direncanakan
akan mulai mengebor permukaan Mars. Informasi yang akan dikumpulkan akan
membuat kita memahami bagaimana Mars dan planet-planet bebatuan lainnya
terbentuk.
Pada pertengahan bulan Januari, satelit Juno, juga direncanakan untuk melintasi area dekat Jupiter.
Pada tanggal 19 Februari, bulan akan melintas sangat dekat dengan bumi. Hal ini akan menyebabkan fenomena “bulan super”.
Maret
Boeing – yang sedang bekerja sama dengan NASA untuk membuat pesawat
baru yang dapat membawa astronot ke ISS- akan mengadakan percobaan
peluncuran pesawat CST-100 sebagai persiapan untuk peluncuran dengan
awak pada bulan Agustus.
April
Pada bulan ini, kontrak NASA dan Rusia berakhir. Oleh sebab itu, NASA
bekerja sama dengan Boeing dan SpaceX untuk membuat pesawat untuk
membawa astronot ke ISS. Sekarang, NASA membutuhkan bantuan Rusia dan
pesawat Soyuz-nya untuk melakukan ini setelah pesawat ulang-alik pensiun
pada tahun 2011.
Sementara itu, Juno akan sibuk mendekati Jupiter. Satelit ini
dijadwalkan untuk melakukan upaya ke-19 untuk mendekati Jupiter dan
mengambil gambar-gambar menarik.
NASA juga diagendakan untuk membawa data-data penting dari wahana
penjelajah matahari, Parker, sekitar 4 April karena saat itu pesawat
akan berada pada orbit terdekat dengan matahari.
Mei
Mei akan menjadi bulan yang agak sepi, tapi sekitar tanggal 6 Mei
akan terjadi hujan meteor Eta Aquarid, yang akan mencapai puncaknya pada
awal Mei tahun ini. Fenomena ini akan mudah dilihat pada pagi hari di
belahan bumi selatan. Namun, peristiwa ini juga dapat disaksikan di atas
garis khatulistiwa. Debu-debu luar angkasa yang menyebabkan fenomena
ini berasal dari komet Halley.
Juni
NASA berencana meluncurkan roket SpaceX Falcon 9 ke ISS. Masih banyak
hal yang harus dilakukan tahun ini bagi AS untuk mempersiapkan
pengiriman astronotnya ke ISS. Jika berhasil, misi ini akan menjadi kali
pertama SpaceX mengirimkan astronot ke luar angkasa.
Pada tanggal 10 Juni, Jupiter akan berada di titik terdekat dengan bumi, maka planet ini akan terlihat sangat besar dan terang.
Juli
Juli menandai ulang tahun ke-50 Apollo 11, ketika untuk pertama kali
manusia menginjakkan kaki di bulan. Apollo 11 diluncurkan pada 16 Juli
1969 dan sampai di bulan pada tanggal 20 Juli 1969. Banyak hal yang akan
dilakukan orang-orang sedunia untuk merayakan momen spesial ini.
Pada tanggal 2 Juli, akan terjadi gerhana matahari total yang hanya dapat dilihat di belahan bumi bagian selatan.
Agustus
Agustus menandai satu hal, hujan meteor Perseid!
Hujan meteor ini akan terjadi ketika bumi melewati debu-debu dari
komet 109P/Swift-Tuttle. Fenomena ini dapat disaksikan di akhir Juli
hingga Agustus, tapi biasanya hujan meteor ini mencapai puncaknya
sekitar tanggal 12-13 Agustus.
September
Pesawat penjelajah matahari milik NASA, Parker, akan mendekati
matahari lagi di awal September. Jadi, bersiaplah untuk mendapat gambar
matahari dari dekat.
Oktober
Pada bulan Oktober atau November, Badan Antariksa Eropa berencana
untuk meluncurkan teleskop Cheops. Teleskop ini akan menangkap gambar
planet-planet lain di luar sistem tata surya kita. Rencana ini sudah
tertunda sejak tahun 2015, jadi para peneliti sangat tidak sabar menanti
peluncuran ini. Teleskop ini akan bekerja beriringan dengan satelit
Tess yang sudah diluncurkan awal tahun ini.
Uranus juga akan berada di titik terdekat dengan bumi. Seperti
Jupiter di bulan Juni, Uranus juga akan terlihat lebih besar dan lebih
terang dari biasanya.
November
Pada tanggal 11 November, fenomena unik akan terjadi. Merkurius akan melintas di depan matahari di tanggal itu.
Hal ini tidak akan terjadi lagi sampai tahun 2039, jadi para astronom
sangat menantikan hari itu. Namun, fenomena ini tidak dapat dilihat
tanpa menggunakan peralatan khusus karena akan berbahaya bagi
penglihatan.
Desember
Seperti bulan Agustus, hujan meteor juga akan terjadi di bulan ini.
Hujan meteor Geminids disebabkan oleh debu-debu dari asteroid 3200
Phaethon.
Tahun 2019 akan berakhir dengan gerhana matahari cincin pada tanggal
26 Desember. Fenomena ini akan terjadi ketika bulan berada pada titik
terjauh dari bumi, sehingga bulan tidak akan menutupi matahari.  (ak/okz)

Komentar