Mendikbud RI Usulkan Permasalahan Aliran Kepercayaan Menjadi Wewenang Kemenag RI

Berita19 Dilihat
MALANG-JATIM, SriwijayaAktual.comMenteri Pendidikan dan Kebudayaan RI (Mendikbud RI) Muhadjir Effendy
mengusulkan agar urusan aliran atau penganut kepercayaan nantinya menjadi urusan
Kementerian Agama RI (Kemenag RI). Selama ini, aliran kepercayaan masih
diposisikan bagian dari budaya, sehingga berada di bawah tanggung jawab
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Kalau nanti
aliran kepercayaan menjadi bagian dari Agama, saya sarankan menjadi
tanggung jawab Kementerian Agama,” kata Muhadjir Effendi saat ditanya
Keputusan MK soal Aliran Kepercayaan terkait pelaksanaan dunia
pendidikan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (11/11/2017).

“Tidak seperti yang terjadi selama ini, di bawah Kemendikbud bidang Budaya, bukan dari agama,” tambah Muhadjir menjelaskannya.

Kemendikbud
sendiri hanya akan mengurus pada persoalan pendidikannya. Dalam hal ini
pelajaran yang akan diberikan di sekolah-sekolah. Otomatis akan masuk
kurikulum dan menjadi mata pelajaran bagi penganut yang bersangkutan.

“Nanti
harus ada pelajaran di sekolah. Apalagi kalau peserta didiknya
memenuhi, kita harus menyediakan jam pelajaran untuk mereka,” jelasnya.

Berita Terkait: Tok Tok Tok, Syah! ‘MK Putuskan Penghayat Kepercayaan Masuk Kolom Agama di KTP

Mahkamah
Konstitusi (MK) sebelumnya berpendapat kata agama dalam pasal 61 ayat 1
dan pasal 64 ayat 1 pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang
Administrasi Kependudukan bertentangan dengan UUD 1945. Sehingga
penganut aliran kepercayaan memiliki kedudukan hukum sama dengan pemeluk
agama yang diakui di Indonesia. [fik/merdeka] 


Komentar