oleh

Menguak Cerita Tawa Kuntilanak di Geopark Ciletuh

SUKABUMI-JABAR, Sriwijaya Aktual – Kisah tentang tawa kuntilanak di kawasan Pulau Kunti Geopark Ciletuh Palabuhanratu, Sukabumi turun temurun menjadi cerita misteri bagi warga di Kampung Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Meskipun sudah terungkap asal tawa itu, namun tidak sedikit beberapa wisatawan yang pernah menjejakkan kaki di kawasan itu melihat penampakan aneh di pulau yang bisa ditempuh menggunakan perahu wisata milik nelayan tersebut.

loading...

Asal tawa kuntilanak di Pulau Kunti terbuat secara alami, terbentuk dari kompleks batuan konglomerat atau batuan melan yang dihasilkan dari lava gunung api jutaan tahun lampau.

“Nah batuan itu berbentuk mirip dam namun berongga. Ketika ada gelombang menghantam, suara dentuman itu bergema mirip suara kuntilanak,” kata Saman, warga setempat sekaligus Geo Ranger, kepada detikcom.

Spesial Untuk Mu :  FDFH UMP Mengajak Peran Aktifnya Mahasiswa Untuk Mewujudkan Pemerintahan Anti Korupsi

Suara itu akan terdengar ketika air laut di sekitar pulau pasang, gelombang yang menghantam batuan itu akan memperdengarkan suara kuntilanak tertawa. Gema itu merambat hingga ke sekitaran pulau yang memiliki pemandangan indah tersebut.

Saman lantas menceritakan soal suara-suara tertawa yang sempat menjadi mitos soal keangkeran pulau tersebut. Memang, menurutnya, ada sebagian warga yang menganggap kawasan itu angker. Namun bagi Saman, sejak ia kecil kawasan Pulau Kunti ialah spot memancing yang menyenangkan.

“Memang sempat disebut angker. Saya ke sana sejak kecil untuk mancing. Dengar suara juga sudah biasa, karena memang sudah tahu suara itu berasal dari rongga-rongga di bawah pulau. Mungkin kalau buat yang pertama kali mendengar suara itu kesannya seram,” tutur Saman.

Spesial Untuk Mu :  Boediono: "Saya Lakukan yang Terbaik Untuk Cegah Krisis" - 'Partai Berlomba Kuasai Lembaga Birokrasi'
loading...

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya