oleh

Mengungkap! Kenapa Presiden Jokowi Sering Jadi Sasaran Petisi Online Rakyat Indonesia, ini Alasanya…

-Berita-232 Dilihat
Jokowi [ilust/net]
SriwijayaAktual.com – Change.org mengungkap alasan di balik banyaknya petisi online yang
dialamatkan kepada Presiden Joko Widodo dalam setahun terakhir, tahun 2017. Katanya,
netizen banyak yang mendesak agar Jokowi segera membawa perubahan.

Campaigns
Associate Change.org Indonesia Dhenok Pratiwi mengatakan bahwa Jokowi
jadi sasaran petisi online, lantaran isu-isu sepanjang tahun 2017 lebih
banyak berkaitan dengan eksekutif atau pemerintahan.

“Tahun ini, maksudnya sepanjang  tahun 2017, 
kebanyakan isu-isunya menyangkut eksekutif sehingga ditujukan kepada
Jokowi,” sebutnya Dhenok Pratiwi dalam press conference di Jakarta, Kamis (21/12/2017) lalu, dilansir detikinet.

Di sepanjang tahun 2017, Change.org merangkum ada 59 petisi yang
dialamatkan kepada Jokowi, di mana itu yang paling tinggi di antara
tokoh yang lain di Indonesia.

Setelah itu, netizen juga menyasar
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dengan 14
petisi. Diikuti perusahaan ada 12 petisi, DPR dengan 10 petisi, dan
Kepolisian sebanyak sembilan petisi.

Sebelumnya pada 2016, Jokowi
juga merajai dalam hal paling banyak dipetisikan di internet. Pada saat
itu jumlahnya mencapai 74 petisi, lebih unggul dari Kapolri 31 petisi,
perusahaan 21 petisi, dan dengan DPR 17 petisi.

Sementara pada
dua tahun sebelumnya, ada pergantian siapa yang paling banyak
dipetisikan secara online. Periode 2014 dan 2015 bukan Jokowi, tapi DPR
dan Kapolri yang jadi target utama petisi online.

Di tahun 2014,
misalnya, DPR menerima 197.836 tandatangan. Untuk tahun tersebut,
Change.org lebih melihatnya pada jumlah tandatangan. Kemudian, Mahkamah
Konstitusi 172.019 tandatangan, Susilo Bambang Yudhoyono 164.020
tandatangan, Joko Widodo 96.732 tandatangan, dan Kominfo 57.440
tandatangan.

Sedangkan tahun 2015, netizen lebih menyasar Kapolri
sebanyak 415.989 tandatangan. Lalu, posisi keduanya ditempati Jokowi-JK
395.762 tandatangan, DPR 347.202 tandatangan, Pemda 256.176
tandatangan, dan Menaker 111.276 tandatangan. [*] 

Komentar