oleh

Menhan RI Prabowo Bantah Isi Pidato PKI yang Dibacakan Rektor Unhan

-Berita-23 views
loading...

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto
membantah surat pidato sambutan yang mengatasnamakan dirinya berisi
ajakan kepada guru-guru untuk menyampaikan sejarah pemberontakan dan
kejamnya Partai Komunis Indonesia (PKI) kepada siswa.
Surat pidato sambutan Prabowo
itu sempat dibacakan oleh Rektor Universitas Pertahanan Indonesia Letjen
TNI Dr Tri Legionosuko dalam acara Bedah Buku PKI Dalang dan Pelaku
G30S1965 di Kantor Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Jakarta
Pusat, pada Sabtu (23/11/2019).
Staf Khusus Menhan Bidang Komunikasi
Publik dan Hubungan antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan
kalau Prabowo tidak tahu menahu terkait isi surat sambutan yang
dibacakan Legionosuko. Prabowo dikatakan Dahnil pun mengklaim tidak
dikonfirmasi lebih dahulu terkait isi surat tersebut.
“Terkait dengan pidato yang disampaikan
Rektor Unhan Pak Prabowo tidak tahu menahu terkait dengan isi pidato
tersebut. Pak Menteri Pertahanan tidak dikonfirmasi terkait isi pidato
tersebut,” kata Dahnil lewat keterengan resmi yang diterima redaksi media,
Senin (25/11/2019).
Dahnil menyatakan, bahwa Prabowo tidak
pernah mengajak kaum muda untuk memiliki rasa dendam terhadap sejarah
gelap masa lalu. Prabowo justru selalu mengajak kaum muda untuk lebih
fokus memikirkan dan menatap masa depan Indonesia.
“Pak Prabowo mendorong sekolah-sekolah
terus diajarkan dengan intensif ideologi bangsa kita yakni Pancasila.
Dan semaksimal mungkin untuk mereduksir dendam sejarah, kita harus
bergerak maju memikirkan kemajuan bersama,” ujarnya.
Kendati demikian, Dahnil mengungkapkan
bahwa Prabowo pun memiliki prinsip tegas menolak terhadap paham yang
menggangu ideologi bangsa. Sebab, bagi Prabowo, paham apapun yang
mengnggu ideologi Pancasila merupakan ancaman bagi negara.
“Ideologi apa pun yang mengancam Pancasila harus dilawan, dan siapa pun
yang mengancam Ideologi Pancasila adalah ancaman serius bagi negara,”
tegasnya. [suara.com]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed