oleh

Menkominfo Antek Intelijen China?, Rudiantara: Fitnah Yang Keji!!

-Berita-234 Dilihat
Menkominfo Rudiantara.                 

JAKARTA, SriwijayaAktual.com  – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menuding akun Twitter @PartaiHulk melakukan fitnah karena menyebut dirinya sebagai antek intelijen China.
Dalam keterangannya di akun Twitter miliknya, @rudiantara_id, Selasa, 13 Maret 2018, dirinya membantah bila bocornya data registrasi NIK dan KK beberapa waktu lalu merupakan pembiaran.
“Itu tidak benar dan dapat diduga sebagai perbuatan yang dilarang UU
ITE. Mari selalu tabayyun, hindari fitnah berjamaah,” ungkap Rudiantara.
Dalam akun Twitter @PartaiHulk disebutkan bahwa Rudiantara
disogok intelijen China untuk membocorkan data KK dan NIK untuk produksi
jutaan KTP palsu demi kepentingan Pemilihan Presiden 2019.

Menurutnya,
Menkominfo Rudiantara dipaksa intelijen China untuk bocorkan minimal 70
juta data KK dan NIK yang sesuai, lantaran dikejar target paling lambat
akhir Mei tahun ini untuk produksi jutaan KTP di Beijing atas arahan
Presiden China Xi Jinping untuk pemenangan Presiden Joko Widodo 2019. [viva]

Komentar