oleh

“Miinimnya Pengetahuan Prabowo Subianto soal Utang Pemerintah”?

-Berita-234 Dilihat
Kolase foto/ilustrasi; Prabowo dan Menkeu Sri Mulyani

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon Presiden dan Wakil
Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf Amin menyebut, Prabowo
Subianto salah kaprah soal isu utang pemerintah ke luar negeri.
Juru Bicara TKN Inas N Zubir menjelaskan, kritik Prabowo mengenai
utang pemerintah adalah bentuk kurangnya pengetahuan dan pemahaman
tentang peraturan dan perundang-undangan. Mengingat, utang Pemerintah
masih aman karena masih jauh dari aturan yang ditetapkan oleh
Undang-Undang yakni 60% PDB.
“Kritikan Prabowo terhadap utang pemerintah yang katanya sudah
stadiun lanjut dan parah, dimana ia juga mengatakan bahwa menteri
keuangan harus diganti nama menjadi Menteri pencetak utang,” kata Inas
saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (28/1/2019), dilansir okezone.
Inas menyebut, Prabowo seharusnya malu bicara soal utang luar negeri
Indonesia. Mengingat, bahwa utang luar negeri Indonesia itu terdiri dari
utang Pemerintah dan utang swasta.
“Salah satu perusahaan swasta nasional tersebut adalah PT. Kertas
Nusantara milik Prabowo Subianto yang memiliki utang luar negri juga,
dimana salah satunya adalah Allied Ever Investment Ltd., perusahan
investasi asal Hongkong, yang hampir saja membangkrutkan PT. Kertas
Nusantara, gara-gara perusahaan milik Prabowo tersebut tidak mampu
membayar hutang sebesar Rp142 miliar, tapi akhirnya diselamatkan pada
tahun 2011,” papar Inas.
Oleh karena itu, Inas menyatakan, bagaimana mungkin Prabowo yang
mengelola utang perusahaannya saja amburadul dan hampir dipailitkan,
tapi ingin memimpin negara.
“Dimana utang adalah keniscayaan, maka bisa jadi perkataannya tentang
Indonesia bubar, justru akan menjadi kenyataan ketika Prabowo memimpin
Indonesia,” tutup Inas. [*]

Komentar