oleh

MS Kaban Minta Yusril Bawa PBB Dukung Capres Prabowo-Sandi dan Masuk DPR

-Berita-241 Dilihat
foto/dok/net

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) tampaknya memiliki sikap
berbeda terkait rekomendasi dukungan partai dalam pemilu presiden
(pilpres) 2019. Meski begitu, Majelis Syuro meminta agar keputusan yang
diambil bisa menjadi pertimbangan untuk dibahas dalam Rapat Koordinasi
Nasional (Rakornas) PBB yang rencananya digelar akhir Januari nanti.
Ketua Majelis Syuro PBB MS Kaban menyatakan, sesuai peraturan
organisasi, pihaknya memiliki kewenangan untuk menyampaikan rekomendasi
kepada DPP yang saat ini dipimpin Yusril Ihza Mahendra. Rekomendasi
Majelis Syuro dalam dukungan pilpres dalam hal ini sesuai dengan hasil
Ijtima Ulama jilid 2 GNPF, yang mendukung pasangan calon Prabowo
Subianto dan Sandiaga Uno.

“Majelis Syuro melihat perjuangan partai harus segaris dengan umat,
sehingga merekomendasikan DPP mengikuti keputusan ijtima jilid 2,” kata
Kaban di kantor DPP PBB, Jakarta, Kamis (17/1/2019).
Menurut Kaban, Majelis Syuro sangat memahami posisi Yusril, yang saat
ini menjadi konsultan hukum bagi pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.
Dalam posisi itu Majelis Syuro tetap berharap Yusril tetap konsisten
untuk menjadi pembela bagi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Habib
Rizieq Shihab.
Dalam hal rekomendasi Majelis Syuro terkait pilpres, Kaban menyebut
hal itu dilatarbelakangi posisi PBB sendiri. “Kalau ditanya apa alasan
kami, sejak awal PBB adalah partai yg didirikan oleh kekuatan umat,
ormas Islam, lembaga dakwah Islam, tokoh-tokoh Islam. Kami tidak melihat
figur, tapi pada mainstream perjuangan umat,” jelas Kaban.
Sikap Majelis Syuro itu, kata Kaban, telah disampaikan kepada DPP,
untuk menjadi bagian dalam pembahasan Rakornas PBB. Majelis Syuro
berharap DPP dan DPW PBB dapat memahami perbedaan pendapat yang diambil
Majelis Syuro.
“Kami berharap dibawah kepemimpinan saudara Yusril, PBB bisa lolos
parliamentary threshold, itu yang lebih penting,” kata Kaban. (ak/jp)

Komentar