Pasang Iklan Murah disini
Berita  

Nah! Beredar Video Seorang Wanita Muda “KAWIN” Dengan Ayah Kandungnya, Biadapnya sang Sutradaranya Adalah Suaminya Sendiri!

Sang istri dipaksa suami yang sedang berada dibalik penjara
Sang anak mengaku disuruh suaminya berhubungan badan dengan ayah kandung, via Google.com

LAMSEL-LAMPUNG, SriwijayaAktual.com – Beberapa waktu lalu beredar sebuah video hubungan intim di grup
aplikasi perpesanan WhatsApp. Di dalam video tersebut terlihat seorang
ayah dengan inisial M yang sudah berumur 53 tahun dengan anak
perempuannya berinisial PR yang berumur 18 tahun melakukan hubungan
intim. Biadabnya, ternyata sang suami PR lah yang menyuruh keduanya
melakukan hubungan intim dan direkam. 
Selain tega menyuruh
istrinya sendiri, sang suami berinisial K tersebut juga yang menyebarkan
video asusila tersebut melalui WhatsApp. Kini K sudah resmi ditetapkan
menjadi tersangka oleh Polres Lampung Selatan. Padahal K sendiri saat
ini juga mendekam di Lapas Kelas IIA Metro dan berstatuskan sebagai
narapidana kasus narkoba. 
Menurut hasil penyelidikan Polres Lampung Selatan (Lamsel) dan Polsek
Kalianda, PR mendapatkan ancaman dan intimidasi dari suami sirinya
tersebut untuk melakukan hubungan intim dengan ayah kandungnya. K juga
dari balik penjara menghubungi PR untuk juga merekam video hubungan
intimnya dengan sang ayah. 
Video ini dibuat sekitar bulan Oktober
2018 lalu, sebelum PR merasa depresi dan akhirnya memutuskan untuk
pergi ke Jawa. PR kini sudah memutus kontak dengan suami sirinya setelah
juga pergi ke Jawa. Sedangkan nasib sang ayah M kini dilepas oleh
kepolisian, itu karena tidak adanya pihak keluatga atau pihak lain yang
melaporkan dan memberinya tuntutan ke polisi. Sedang tokoh masyarakat
meminta M untuk pergi dari desanya. 
Kasus hubungan intim sedarah atau inses ini terjadi di Kecamatan
Kalianda, Lampung Selatan. Setelah tersebarnya video asusila tersebut,
warga langsung mengamankan M dan menyerahkannya ke Polisi Kalianda pada
hari Minggu 6 Januari 2019. 
Komisi Nasional (Komnas) Perempuan
juga dalam kasus ini menyoroti banyaknya hubungan inses yang terjadi
kepada perempuan dan anak di Indonesia. Komnas Perempuan mencatat dari
9.409 kasus kekerasan terhadap perempuan yang dilaporkan sepanjang 2017,
1.210 nya adalah kasus inses. 
“Paling banyak kasus inses dilakukan oleh ayah kandung sebanyak 425
kasus, kemudian dilakukan oleh paman 322 kasus,” ungkap Mariana
Amiruddin, Komisioner Komnas Perempuan (Tribunnews.com)
Mariana juga mengatakan, seharusnya ayah maupun paman menjadi sosok
pelindung, malah kini menjadi sosok yang “meneror” korban. Kasus inses
paling banyak dilaporkan kepada LSM, Kepolisian, P2TP2A dan Pengadilan
Negeri. 
Memang miris, seorang ayah yang harusnya berani melawan
perintah anak menantunya malah mengikuti perkataan menantunya. Harusnya
bisa menjaga sang anak dari segala macam kejahatan di luar, malah tidak
bisa menjaga anaknya dari dirinya sendiri. Untuk korban-korban dengan
kasus serupa juga harus memiliki keberanian untuk melaporkan apa yang
dialami, sehingga tak berlarut-larut dan membuat traumatik yang dalam. [***]

Spesial Untuk Mu :  Bocah Balita ini Menangis, Menolak Saat Disuruh Buka Jilbab, Ketika Ditanya Mengapa?, Jlebst...Ini dia Jawabannya...