oleh

nah brow! Ada Kompetisi Kentut, Hadiahnya Besar, Ikutan geh?

-Berita-327 Dilihat
Ilustrasi

India Bikin Kompetisi
Kentut Terpanjang dan Terkeras, Mau Ikutan?

INDIA,  SriwijayaAktual.com – Jika di Indonesia kentut menjadi
sebuah hal tabu dan menjijikkan, namun tidak halnya dengan negara di
bagian Gujurat, India pekan ini. Kentut yang biasanya dihindari karena
baunya yang tak sedap justru dijadikan sebuah kompetisi.
Kompetisi ini mencari seseorang yang bisa menghasilkan suara kentut terpanjang
dan terkeras dengan bunyi yang selaras. Kompetisi ini memang terlihat
sangat tidak lazim, mengingat kentut adalah aib seseorang. Kompetisi ini
digagas oleh Yatin Sangoi, seorang yang antusias terhadap gas sekaligus
seorang penyanyi asal India.
Seperti diketahui, kentut adalah proses pengeluaran gas dari
dubur/anus akibat akumulasi gas di dalam perut. Proses pengeluaran gas
ini biasa ditandai dengan rasa mulas pada perut.
Adanya bakteri serta reaksi kimia antara asam perut dan cairan usus
menghasilkan karbondioksida. Selain itu, bakteri yang terakumulasi juga
menghasilkan gas metana dan hidrogen yang membuatnya berbau tidak sedap.
Lebih lanjut Sangoi menjelaskan bahwa dirinya sangat termotivasi
oleh apa yang dia lihat sebagai sebuah kearifan lokal India. Ia mengaku
ingin membuat kentut menjadi sebuah hal yang normal untuk dilakukan
manusia, mengingat saat ini menilai kentut adalah sesuatu yang tabu dan
menjijikkan.
“Saya kentut di tengah-tengah menonton film dengan keluarga saya
dan salah satu dari mereka malah tertawa dan mengatakan bahwa jika ada
kontes kentut maka saya akan menang,” terang Sangoi, sebagaimana dilansir VT, Selasa (17/9/2019). 
Saat itulah Sangoi mulai tersadar ketika kontes kentut bisa diikuti
oleh beberapa negara-negara di dunia seperti China, Inggris dan Amerika
Serikat (AS) dan bahkan memiliki piala dunia.
Hal seperti inilah yang tidak dimiliki oleh negara seperti
India, oleh sebab itu Sangoi berusaha keras untuk menormalkan proses
kentut.
“Bahkan 20-25 tahun yang lalu, orang biasa kentut secara terbuka,
tetapi sekarang mereka sudah menjadi canggih dan menganggapnya kotor,
sering dipermalukan karena kentut di depan umum. Bahkan ketika dokter
akan memberi tahu Anda bahwa kentut adalah salah satu fungsi tubuh
manusia yang paling sehat,” lanjutnya
Untuk mempublikasikan acara tidak konvensionalnya, Sangoi telah
memulai kampanye dengan #FreeTheFart, yang kabarnya telah menarik lebih
dari 40 peserta untuk mendaftar, dari berbagai daerah seperti Mumbai,
Hyderabad dan Jaipur.
Kompetisi ini memperebutkan hadiah uang tunai senilai sebesar
5.000 dan 15.000 rupee atau setara Rp980 ribu dan Rp2,9 juta. Sangoi
berharap bahwa ia dapat mengubah kentut menjadi fenomena umum di
seluruh dunia. [*]

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya