oleh

nah dia! Komandan Yahudi Berikan Materi Diklat Banser

-Berita-23 views
loading...

PATI-JATENG, SriwijayaAktual.com – Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Pati, Kabupaten Pati menggelar Pelatihan
Kader Dasar dan Diklatsar Banser di MTs. Al-Kholifah Desa Ngepungrojo,
Kecamatan Pati. Materi pertama, Bela Negara, disampaikan langsung oleh
Komandan Koramil Kecamatan Pati yang bernama Yahudi.

loading...

Menurut Danramil Yahudi, materi yang disampaikannya antara lain tentang
penanaman nilai-nilai Pancasila dan cinta Tanah Air, sangat tepat.
Sebab, materi tersebut erat kaitannya dengan Bela Negara.

“Terpenting, mengisi kemerdekaan Indonesia dengan cara meneruskan
perjuangan para pahlawan dan khidmah menjaga negara ini dari segala
bentuk ancaman dan bahaya radikalisme yang berusaha merongrong
kedaulatan NKRI,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Komandan Yahudi mengobarkan semangat para peserta
Diklatsar. Indonesia, kata dia, bisa merdeka salah satunya karena peran
para pemuda yang kokoh dan tangguh melawan penjajah Belanda. Mereka
sangat bersemangat dan rela berkorban demi kemerdekaan Indonesia.

“Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai Pancasila harus dilaksanakan
dalam kegiatan sehari-hari. Para pemuda selain rajin beribadah, juga
perlu mengasah rasa kemanusiaan, rasa persatuan dan kesatuan untuk
bangsa dan negara tercinta Indonesia,” kata Yahudi di hadapan peserta,
Jumat, (15/11/2019).

Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Pati, Slamet, mengungkapkan PKD dan
Diklatsar Banser kali ini bertujuan untuk menanamkan nilai dan ideologi,
meningkatkan kapasitas gerakan, mengembangkan potensi dan kecakapan
bagi kader GP Ansor yang berazaskan Pancasila dan beraqidah Ahlussunnah
Waljamaah.

“Meningkatkan kualitas dan kapasitas gerakan dengan penanaman
nilai-nilai Pancasila dan penguatan ideologi Aswaja merupakan hal yang
sangat penting untuk saat ini. Banyaknya aliran yang berkembang harud
diantisipasi sejak dini dengan menggelar pelatihan PKD dan Diklatsar
Banser,” tandasnya.

Menurut Slamet, peserta yang hadir dalam Diklatsar Banser tersebut 90
orang. Bahkan, ada perwakilan dari luar Pati, yakni Kabupaten Demak.
Sesuai arahan Komandan Satkornas Alfa Isnaeni, menjadi Banser harus satu
komando. Selain itu, juga harus mengikuti instruksi GP Ansor.

“Dengan satu komando, organisasi GP Ansor menjadi gerakan pemuda yang
siap untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika,
NKRI, dan UUD 1945 yang disingkat PBNU,” tandasnya.
Pantauan NU Online, para peserta PKD dan Diklatsar Banser sangat kompak
dan semangat dalam menerima materi Yahudi. Di sela paparan, mereka
menggemakan yel-yel yang dikomandoi oleh danramil itu. Acara dibuka
resmi oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Pati, Itqonul Hakim, dan
Kasatkorcab Banser, Arbain. Diklatsar ini dijadwalkan tiga hari,
Jum’at-Ahad, 15-17 November 2019. [nu.or.id/sn]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed