oleh

nah dia!! Unggah ‘Habib Rizieq’ atau ‘LGBT’ Otomatis Hilang di Facebook? Ini Penjelasannya

-Berita-276 Dilihat
Ilustrasi
SriwijayaAktual.com – Sebagian warganet dan pegiat
media sosial mengeluhkan unggahannya di akun Facebook dapat otomatis
terhapus dan hilang. Bahkan, jika beberapa kali mengunggah konten
serupa, akun tersebut akan dinonaktifkan atau langsung terhapus dari
Facebook setelah mendapatkan peringatan.

Di antara kata kunci yang sering membuat konten mereka dihapus Facebook
ialah istilah yang berkaitan dengan Habib Rizieq Syihab (HRS), serta;
lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Pakar TI dari Institut
Pertanian Bogor (IPB), Hermansyah menjelaskan, Facebook saat ini telah
menggunakan teknologi optical character recognition (OCR).
OCR adalah proses konversi gambar huruf menjadi karakter ASCII yang
dikenali oleh komputer. Gambar huruf yang dimaksud dapat berupa hasil
scan dokumen, hasil print-screen halaman web, hasil foto, dan lain-lain.

“Melalui teknologi ini, setiap unggahan akan ketahuan di data Facebook.
Kalau dia dikategorikan blacklist, maka tulisan, foto apa pun itu,
dibaca oleh mesin dan langsung diblok siapa pun yang mengunggahnya,”
kata Hermansyah kepada Indonesia Inside di Jakarta, Senin (6/8/2019).

Teknologi tersebut juga hanya mampu membaca data yang dikategorikan ke
dalam blacklist (daftar hitam). Facebook awalnya menerima pengaduan dari
sekumpulan orang atau komunitas yang merasa keberatan dengan unggahan
tersebut.

Setelah itu, jika tidak ada komunitas lain yang memprotes komunitas
pelapor tersebut, Facebook akan menerapkan teknologi OCR terhadap konten
atau topik sejenis. Dengan begitu, otomatis kata kunci yang berhubungan
dengan topik itu akan dilarang oleh Facebook.

Namun, jika sekelompok A melaporkan dan ada kelompok B menyatakan tidak,
maka Facebook tidak menggunakan teknologi OCR. “Jadi, bagaimana
teknologi Facebook bisa mengenal unggahan itu, karena ada sekumpulan
orang yang melaporkan, kita tidak bisa menyalahkan Facebook,” ujarnya.

Melalui teknologi OCR, Facebook juga akan menonaktifkan atau menghapus
akun tersebut jika tetap mengunggah konten yang dilarang. Hal ini
dilakukan berdasarkan kesepakatan awal dengan komunitas yang melaporkan
ke Facebook.

“Kalau akun bisa hilang, berarti dia melebihi batas posting. Jadi kalau
saya punya tiga (Facebook), dua sudah diblok karena sering posting Habib
Rizieq,” kata dia. [ns]

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya