oleh

Nah! Hingga Saat ini Belum Juga Selesai 100 Persen, KPU: C-1 Situng Salah Masuk

-Berita-272 Dilihat
Ilustrasi/Ist/Situng KPU

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Ilham Saputra menjelaskan, ada beberapa alasan yang menyebabkan input
data dalam sistem informasi pemungutan suara (Situng) belum juga
mencapai 100 persen secara nasional.

Salah satunya adalah kesalahan input oleh petugas kelompok penyelenggara
pemungutan suara (KPPS). “Mayoritas dari jumlah yang kurang itu
disebabkan karena kondisi salah memasukkan (formulir C1),” ujar Ilham
saat dikonfirmasi, Rabu (3/7/2019).

Ilham menjelaskan, pihaknya menemukan sejumlah petugas yang memasukan
formulir C1 untuk Situng atau hasil penghitungan suara ke dalam kotak
suara.

Sehingga KPU harus meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk
membuka kotak suara guna memisahkan formulir C1 untuk Situng.

“Kami tidak menutup mata bahwa petugas kami salah mengartikan, bahwa C1 Situng itu salah dimasukkan ke kotak,” ujar Ilham.

KPU juga tak memungkiri, hal tersebut mungkin terjadi karena kurangnya
pemahaman petugas KPPS. Namun, dia menyebut pihaknya berupaya
menyelesaikan input data dalam Situng. “Saya kira kami tetap berupaya
untuk menyelesaikan Situng itu, tujuannya untuk database kami,” ujar
Ilham.

Untuk diketahui, Ketua KPU Arief Budiman mengakui, input sistem hitung
yang dilakukan selama ini belum mencapai 100 persen. Ia meminta, KPU
Daerah atau KPUD segera menyelesaikan input data situng tersebut.

Ia kembali menegaskan, KPUD harus segera menyelesaikan situng secepat
mungkin hingga 100 persen. Hal tersebut penting, sebagai
pertanggungjawaban atas pelaksanaan pemilu serentak 2019.

“Ini bagian dari pertanggungjawaban ke publik, agar pemilu ini bisa
diakses oleh siapapun, informasinya menyeluruh. Ya, orang tahu ada
datanya, kita menyediakan info yang lengkap. Dan, ini juga cara
memberikan kepercayaan kami kepada publik terhadap proses pemilu itu
sendiri,” ujar Arief. [md]

Komentar