oleh

Nah Terbaru! Dinilai Lecehkan Patung Salib, Ustadz Abdul Somad Dilaporkan ke Polisi

-Berita-243 Dilihat

Jawaban Ustaz
Abdul Somad soal Kabar Pelaporan Dirinya ke Polisi

SriwijayaAktual.com – Sekelompok orang atas nama Brigade Meo
Nusa Tenggara Timur (NTT) dikabarkan telah melaporkan Ustaz Abdul Somad
(UAS) ke Kepolisian Daerah (Polda) NTT pada Sabtu (17/8/2019). Mereka
beralasan, Ustaz Abdul Somad diduga telah menghina lambang-lambang agama
Kristen dan Katolik, seperti salib dan patung, sebagaimana terekam
dalam video yang tersebar via media sosial.

Menanggapi kabar itu, Ustaz Abdul Somad (UAS) menegaskan, video tersebut
menampilkan kejadian yang sudah lewat bertahun-tahun silam. Saat itu,
lanjut UAS, sesi tanya-jawab berlangsung dalam kajian tertutup di suatu
masjid di Pekanbaru, Riau.

Kajian itu dijadwalkan tiap Sabtu pada waktu subuh. Karena sifatnya tertutup, hanya kaum Muslimin saja yang hadir.

“Saya menjawab pertanyaan jamaah dalam kajian tertutup yang diadakan di
Masjid Agung an-Nur Pekanbaru. Itu bukan tabligh akbar semisal di
lapangan terbuka atau disiarkan melalui stasiun TV,” jelas Ustaz Abdul
Somad, Sabtu (17/8/2019).

Dalam kesempatan itu, UAS menjelaskan antara lain ihwal kedudukan Nabi
Isa AS. Kemudian, penjelasan juga diberikannya mengenai soal patung dan
jin. Hal ini agar hadirin dapat memahami bagaimana ajaran tauhid dan
syariat Islam memandang Nabi Isa AS, hukum memiliki patung, dan makhluk
bernama jin. Jadi, tujuannya hanya memberikan pemahaman keilmuan.

“Ada orang islam yang memotong-motong video itu. Dia mem-posting.
Tujuannya supaya orang paham tentang hukum patung. Jadi, ini untuk
internal saja (umat Islam –Red),” tegas alumnus Universitas al-Azhar
(Mesir) itu.

Akan tetapi, UAS belakangan mengetahui bahwa video tersebut tersebar
melalui jejaring internet. Karena itu, katanya, orang-orang non-Muslim
pun mungkin saja mengaksesnya. Padahal, sekali lagi, sasaran dakwahnya
semata-mata adalah kaum Muslimin.

“Video itu sampai ke grup Katolik. Mereka posting di instagram-instagram mereka, jadi ramai,” kata UAS.

Alumnus Darul Hadits (Maroko) itu mengungkapkan, sudah tiga tahun
belakangan ini dirinya tak lagi mengisi kajian Sabtu subuh rutin di
Masjid Agung an-Nur Pekanbaru. “Artinya, (yang terekam di video) itu
kajian lama sebelum viral,” ujar dia.

Redaksi telah mendapat konfirmasi dari Polda NTT bahwa tidak ada laporan
terkait Ustaz Abdul Somad. Dan, hingga berita ini diturunkan, tengah
mencoba mengonfirmasi Brigade Meo Nusa yang disebut telah melaporkan
Ustaz Abdul Somad.  [swa]

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya