Pemerintah ‘Welcome’ China Ikut Garap Proyek Ibu Kota Negara RI Baru

Berita415 Dilihat

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
menyambut baik jika China berminat menggarap proyek transportasi di
calon ibu kota baru, Kalimantan Timur.

“Saya belum dengar, tetapi “welcome” aja kalau mereka ingin ikut dalam
proyek KPBU (kerja sama pemerintah dengan badan usaha),” katanya di
Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Hal itu disampaikannya usai bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang
Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam.

Budi menjelaskan sistem transportasi yang akan dikembangkan di ibu kota
baru adalah kendaraan berbasis tenaga listrik dan mengutamakan angkutan
massal.

“Sebagai ilustrasi saja, kita akan membuat kereta dari Balikpapan menuju
Kota Baru dan menuju Samarinda. Kalau ini KPBU, dan siapapun itu,
termasuk China, kami “welcome”,” katanya.

Bukan hanya China, Menhub menegaskan semua pihak terbuka untuk bekerja
sama menggarap infrastruktur transportasi di ibu kota baru.

“Yang penting kan kita punya konsep, dia boleh memberikan usulan nanti.
Tidak harus China. Siapapun bisa, termasuk dalam negeri juga bisa,”
katanya.

Hanya saja, kata dia, pembangunan infrastruktur transportasi itu
diharapkan yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
(APBN) sesedikit mungkin.

Yang jelas, Budi mengatakan konsep transportasi di ibu kota baru
direncanakan secara menyeluruh, termasuk menghubungkan antarperkantoran.

“Katakanlah satu ide membuat AGT (automated guided transit) dihubungkan
antarkantor ke istana sehingga kalau kita rapat enggak perlu bawa mobil
sendiri,” katanya.

Nantinya, kata dia, ada kereta yang akan melayani secara terus-menerus dan menghubungkan akses antarperkantoran.

“Yang lain, dengan kendaraan-kendaraan listrik. Kami akan finalkan
minggu ini. Kami akan lapor kepada Presiden mengenai konsep transportasi
ibu kota baru di Kaltim,” kata Budi. [ts]

Komentar