Berita  

Peran “Tattoo” Pertegas Keistimewaan Yogyakarta

DIY-YOGYAKARTA, SriwijayaAktual.com  – Dinas Kebudayaan DIY melalui Penguatan Lembaga Pengelola dan
Pelestari Warisan Budaya bekerjasama dengan Java Tattoo Club siap
menyelenggarakan Festival Budaya Kontemporer ‘Tattoo Istimewa’ di Jogja
National Museum (JNM) Yogyakarta, Sabtu (30/7/2016) kedepan, mulai pukul 13.00
WIB.
Tema Keistimewaan Jogja ini kembali diangkat setelah sebelumnya
sempat dilakukan pada 2011 lalu sebagai sikap kritis atas upaya
mengistimewakan kembali Yogya yang kian carut marut. “Gelaran ini
diharapkan menjadi bahan riset publik untuk melihat dinamika kecintaan
masyarakat kepada Yogya. Kami berkesewajiban memfasilitasi kegiatan seni
budaya kontemporer setelah selama ini seni budaya klasik. Dan tattoo
menjadi bagian dari seni kontemporer tersebut,” tutur Kepala Bidang
Sejarah, Bahasa dan Sastra Dinas Kebudayaan DIY Erlina Hidayati kepada
wartawan, Kamis (28/7/2016).

Sedang Presiden Java Tattoo Club Indonesia Sapto Raharjo atau yang
akrab disapa Athonk ini menyampaikan acara kebudayaan yang cukup jarang
digelar tersebut bakal diramaikan kegiatan Tattoo War atau kontes tattoo
diikuti 57 peserta dari berbagai daerah. Untuk kontes ini, mengangkat
tema Tattoo Haba yang menjadi lambang Kasultanan Yogyakarta diikuti
tattoo show, temu komunitas pecinta tattoo dan lainnya. Direncanakan
kegiatan ini akan dihadiri 6000 penonton yang diundang secara khusus.
“Setelah 2011, kami ingin kembali menghadirkan souvenir sebagai tanda
jaman. Selama ini lambang Haba hanya berupa stiker. Tapi melalui tattoo
bisa disematkan pada tubuh sebagai ekspresi terhadap keistimewaan dan
Kraton Yogyakarta,” ucap Othonk.(*).

Sumber, KRjogja

Spesial Untuk Mu :  Ditemui Jokowi Di Bangkok, PM India Janji Tidak Akan Diskriminasi Sawit Indonesia