oleh

Pidato Presiden RI Joko Widodo dihadapan Jutaan Masa Aksi Umat Islam 212, Meneg RI Memberikan Apresiasi’

-Berita-198 Dilihat
Foto/Ist; Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Jusuf Kalla, Menko Polhukam
Wiranto dan Menag Lukman Hakim Saifuddin menyapa massa Aksi Bela Islam
III atau aksi damai 212 usai salat Jumat saat di kawasan silang Monas,
Jakarta, Jumat 2 Desember 2016

JAKARTA, SriwijayaAktual.com
Aksi Bela Islam III yang tenar disebut “Aksi 212” pada 2 Desember 2016, berjalan relatif lancar. dipengujung  Aksi
itu  disambut oleh pidato singkat Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di hadapan jutaan  peserta aksi, usai salat Jumat di silang Monas.

Menteri
Agama RI (Meneg RI) Lukman Hakim Saifuddin menyebut pidato Presiden mendapat sambutan
hangat dari massa aksi. “Alhamdulillah, jamaah mengapresiasi pidato
Presiden. Itu terlihat dari sambutan hangat mereka,” kata Lukman kepada
wartawan, Jumat (2/12/2016).

Jokowi salat Jumat bersama ratusan ribu orang di bawah guyuran hujan.
Usai salat, ia mendapat kesempatan berpidato. sesuai Kapasitas pelataran  Monas sendiri
yang diperkirakan dapat menampung sekitar 600-700 ribu orang saja.

Dalam
pidato singkatnya Jokowi mengucapkan terima kasih kepada alim-ulama,
ustaz, serta ribuan jamaah yang ia sebut telah menjalankan aksi secara
tertib.

Tak ada kejadian mencolok selama Presiden berpidato.
Massa aksi tertib mendengarkan pidato dan sesekali ikut menyerukan
mengikuti seruan takbir dari Presiden.

Menteri Lukman mengatakan,
Presiden memutuskan ikut salat Jumat bersama massa aksi hanya beberapa
saat sebelum adzan berkumandang.

“Presiden sendiri yang
memutuskan. Dia mengatakan ingin hadir langsung untuk memberi apresiasi
dan berterima kasih kepada massa aksi yang telah secara ikhlas mendoakan
kedamaian bangsa,” kata Lukman.

#Aksi212, Massa aksi umat Islam mengusung satu tuntutan,
yaitu menuntut aparat penegak hukum mengadili tersangka Basuki Tjahaja
Purnama dalam kasus dugaan penistaan agama. 

Baca Juga Ini; Waspada & Berhati-Hati, Kawasan Monas Hanya Muat 600.000 Orang

Sesuai kesepakatan,
aksi yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB, berakhir usai salat Jumat.
Saat ini para peserta masih bergerak ke sejumlah titik bus yang akan
membawa mereka pulang ke daerah atau rumah masing-masing.

“Kita berharap tak
ada lagi aksi seperti ini. Menurut Saya aksi seperti ini tak diperlukan
lagi. Memang aksi ini adalah hak dari setiap warga, tapi kami juga
minta untuk mempertimbangkan kepentingan masyarakat lain. Mari kita
bersabar menunggu proses hukum Ahok,” kata Lukman. (wis/rdk/cnn/BS)

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya