oleh

Polisi Akomodir Pengajuan Prof. Yusril Ihza Mahendra Sebagai Saksi Ahli Habib Rizieq Shihab, Prof Yusril: Siap’

-Berita-228 Dilihat
Prof. Yusril Ihza
Mahendra (Net)

JAKARTA, SriwijayaAktual.com  – Polda Jawa Barat telah menetapkan Habib Rizieq Shihab
sebagai tersangka dalam perkara penodaan Pancasila. Dalam proses
penyidikan, Habib Rizieq mengajukan sejumlah saksi ahli yang meringankan
untuk proses pemeriksaannya. 
Salah satunya adalah Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Profesor
Yusril Izha Mahendra. Yusril bakal dihadirkan nanti di Polda Jabar
sebagai ahli hukum tata negara untuk Rizieq Shihab.
Menyikapi hal itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri
Kombes Martinus Sitompul mengatakan, Rizieq boleh saja mengajukan
siapapun saksi ahli. Polri tentu kata dia bakal mengakomodir, meski
begitu tetap harus sesuai dengan bidang hukum dan disiplin ilmunya.
“Siapa pun yang diajukan dan meringankan kita akomodir. Tapi, harus
sesuai dengan bidang hukum dan disiplin ilmunya,” ujar Kabag Penum Humas
Polri, Komisaris Besar Martinus Sitompul di kantornya, Jakarta, Jumat
(24/2/2017) dikutip abadikini.
Menurut Martinus, penyidik memiliki penilaian terkait kompetensi
bidang seorang saksi. Dalam hal ini, relevansi antara kasus yang
menjerat tersangka dengan kajian ilmu dan bidang yang digeluti saksi.
“Misalnya, Pak Yusril, ya sesuai. Kan beliau bidang Tata Negara,” papar mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu.
Baca Juga Ini; Kasus Habib Rizieq Shihab? Akan Hadirkan Yusril dan Mahfud MD sebagai Saksi Ahli
Sebelumnya diberitakan, Pakar Hukum Tata Negara, Prof. Yusril Ihza
Mahendra menyatakan dirinya bersedia menjadi saksi ahli yang
mengutungkan bagi tersangka penodaan Pancasila, Habib Rizieq Shihab.
“Saya bersedia untuk dimintai keterangan baik sebagai ahli maupun
sebagai saksi yang menguntungkan bagi tersangka Habib Rizieq Shihab,”
kata Yusril dalam keterangannya kepada abadikini.com, Kamis (23/2/2017)
malam.
Mantan Menteri Hukum dan Ham itu mengatakan, dirinya menunggu saja
panggilan penyidik untuk dimintai keterangan dan dituangkan dalam Berita
Acara sebagaimana diminta oleh Tim Penasehat Hukum Habib Rizieq.
“Mudah-mudahan keterangan saya nanti dapat dijadikan sebagai alat
bukti oleh penyidik dalam gelar perkara untuk memutuskan apakah kasus
yang ditimpakan kepada Habib Rizieq ini layak untuk dilimpahkan ke
pengadilan atau tidak. Siapa tahu dengan keterangan saya nanti, kasus
yang menimpa Habib Rizieq ini dapat dihentikan dan diterbitkan SP3,”
ungkap Yusril.
Seperti diketahui, Rizieq disangkakan melanggar Pasal 154 a KUHP
tentang penodaan terhadap lambang negara dan Pasal 320 KUHP tentang
pencemaran terhadap orang yang sudah meninggal. (*)

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya