oleh

Polisi sebut Tidak Temukan Aliran Dana Makar dari Tommy Soeharto

-Berita-291 Dilihat
Ilustrasi
JAKARTA, SriwijayaAktual.com
Polda Metro Jaya menegaskan tidak menemukan indikasi
aliran dana dari Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto ke Yayasan
Solidaritas Sahabat Cendana yang diketuai oleh tersangka makar Firza
Husein.

Kepala Bidang Hubungan Permasyarakatan Polda Metro Jaya
Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan, temuan itu diketahui setelah
Tommy dimintai keterangan oleh penyidik Polda Metro sepekan yang lalu.

“(Tommy
Soeharto) Sudah diperiksa ya. Jadi udah diperiksa ya, tak ada kaitan
(dengan Firza Husein),” kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (20/4/2017), dikutip cnnindonesia. 

Peran Tommy dalam kasus makar dipertanyakan lantaran putra presiden ke-2
RI Soeharto itu sebelumnya dsebut-sebut ikut mendanai makar dengan
menyumbangkan duit lewat yayasan yang diketuai Firza.

Argo
mengatakan penyidik tak serta-merta menyimpulkan hasil pemeriksaan Tommy
tersebut. Selain memeriksa Tommy, Argo mengatakan jika penyidik juga
telah memeriksa saksi lain.

“Ada saksinya juga. Transaksi juga udah gak ditemukan” ucapnya.

Argo
enggan membeberkan kapan tepatnya penyidik Polda Metro memeriksa Tommy.
Menurutnya, pemeriksaan Tommy dilakuan atas inisiatif penyidik yang
dilakuan di suatu tempat di wilayah DKI Jakarta.

“Bukan di rumahnya. Adalah di suatu tempat,” kata Argo.  

Argo menepis pertanyan wartawan jika pemeriksaan Tommy ini dilakukan
secara tertutup dan terkesan istimewa karena polisi yang harus
mendatangi Tommy, bukan sebaliknya.

Firza ditangkap polisi pada
Jumat, 2 Desember 2016. Dia ditangkap bersama dengan sembilan orang yang
diduga hendak melakukan makar.

Mereka yang kala itu ditangkap
antara lain mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen, eks
Staf Ahli Panglima TNI Brigadir Jenderal (Purn) Adityawarman Thaha, dan
aktivis politik Ratna Sarumpaet.

Berita Terkait: Tommy Soeharto Mangkir? Polisi Akan Kembali Panggil
Pada 26 Desember 2016, melalui kuasa hukumnya, Erwin Kallo & Co,
Tommy menyampaikan somasi lantaran Firza mencatut namnya sebagai pemilik
Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana.

Tommy menegaskan tidak
mengetahui soal keberadaan yayasan tersebut. Selama ini, Tommy tidak
pernah memberikan persetujuan, baik secara langsung maupun tidak
langsung, secara lisan maupun tertulis, yang menunjukkan keterlibatannya
dalam yayasan yang diketuai Firza.

Selain itu, Tommy meminta
Firza menghentikan penyebaran informasi, pernyataan, maupun komentar
dengan menggunakan identitasnya untuk kepentingan apa pun. Pencatutan
nama Keluarga Cendana oleh Firza dianggap merugikan nama baik dan
kepentingan Tommy Soeharto.

Rencananya Tommy akan menempuh jalur hukum apabila Firza tetap tidak menanggapi somasi tersebut. (*)

 

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya