oleh

Prabowo Cerdik

KOLOM PEMBACA, SriwijayaAktual.com – Prabowo cerdik. Dia sudah kembali memulai langkah menyerang Jokowi.
Dengan kerelaan Prabowo bertemu Jokowi, Sabtu (13/7/2019), itu menandakan
Prabowo mulai bangkit dan menyerang, setelah beberapa hari yang lalu
terkapar karena dua pukulan telak, yakni pengumuman KPU dan hasil
gugatan MK.
Prabowo sudah tidak mungkin menang melawan Jokowi melalui jalur
konstitusi, karena semua pintu sudah tertutup. Dan bertahan pada posisi
oposisi keras juga cenderung merugikan, karena Prabowo posisinya adalah
lawan politik Jokowi pada Pilpres 2019, sebagai tokoh bangsa dan juga
sebagai pemimpin partai politik.

Kalau Prabowo terus bersikeras tidak mau bertemu Jokowi, maka jika
kedepan ada terjadi gerakan perlawanan rakyat kepada pemerintah, baik
dalam bentuk demonstrasi besar dijalanan, maupun ketidakpercayaan dan
protes keras dari rakyat kepada pemerintah melalui sosial media dan
mimbar-mimbar lainnya, maka secara otomatis Prabowo yang akan tertuduh
sebagai penyokong protes rakyat dibelakang layar. Kekuatan rakyat akan
mudah terpecah jika situasinya demikian. Sebab gerakan protes rakyat
akan dikesankan ditunggangi oleh kepentingan politik Prabowo.
Namun sekarang, Prabowo sudah berlepas diri dari semua kemungkinan yang
akan terjadi di masa depan. Prabowo sudah bertemu Jokowi, sudah
memberikan legitimasi kepada Jokowi. Artinya Prabowo tidak bisa lagi
disangkut pautkan jika ada gelombang protes dari rakyat kepada
pemerintahan Jokowi di masa depan.
Prabowo kini membiarkan Jokowi berhadapan langsung dengan rakyat. Isi
hati rakyat yang tak bisa ditebak ini, lambat laun dipastikan akan
sangat menganggu tidur Jokowi. Sewaktu-waktu, jika ternyata protes
rakyat terhadap berbagai kebijakan pemerintahan Jokowi semakin menguat,
maka dipastikan akan menjelma menjadi gelombang perlawanan yang dahsyat.
Ketidakpercayaan terhadap pemerintah akan menguat dimana-mana, protes
rakyat melalui jalanan, sosial media, maupun ruang-ruang lainnya akan
menguat. Kemudian rakyat pun akan mengadili pemerintah dengan jalannya
sendiri. Dan ketika itu, Jokowi sudah tidak bisa lagi memecah gelombang
kemarahan rakyat mengunakan nama Prabowo. Sebab hari ini Prabowo sudah
bertemu Jokowi, Prabowo sudah keluar dari ring.
Kini tinggalah Jokowi dan Rakyat yang berada diatas ring. Apakah kedepan
antara rakyat dan Jokowi ini akan bertinju atau berpelukan, sudah bukan
lagi urusan Prabowo. Namun yang pasti, jika terjadi pertarungan antara
Rakyat dan pemerintahan Jokowi, sudah pasti rakyat yang akan menang. Dan
pemerintahan yang dilawan oleh rakyat, akan dicatat oleh sejarah dan
tintanya tak akan pernah bisa dihapus sampai kapanpun! (*)
Jakarta, 13 Juli 2019
*Penulis: Setiyono (Penentang segala ketidakadilan)
[swa]

Baca Juga: [VIDEO] Prabowo Subianto: Saya Lebih Baik Mati Daripada Berkhianat pada Rakyat!! ….Siap Jenderal!!

Berita Terkait; Wayang-Wayang Politik’ Diantara Jokowi dan Prabowo

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya