oleh

Prabowo Lebih Nyaman Dengan JK Dan BG Ketimbang Tiga Jenderal ini Di Lingkaran Jokowi

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Luhut Binsar Panjaitan, Wiranto dan
Moeldoko disebut-sebut tidak memiliki peran dalam pertemuan Joko Widodo
dengan Prabowo Subianto di Jakarta pada 13 Juli 2019.

Tiga jenderal purnawirawan itu tidak dilibatkan karena permintaan
Prabowo sendiri. Informasinya, Prabowo tidak nyaman dengan ketiganya.

Akhirnya, Prabowo bersedia bertemu dengan dengan Jokowi atas jembatan
komunikasi yang dibangun Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Kepala Badan
Intelejen Negara (BIN) Budi Gunawan.

Pengamat politik dari Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin
mengatakan, Prabowo bisa saja lebih nyaman dengan JK dan BG.

“Mungkin saja Prabowo lebih nyaman berkomunikasi dengan BG dan JK,” ujar Ujang Komarudin kepada redaksi, Sabtu (20/7/2019).

Ketidakterlibatan sejumlah tokoh dan ketua partai pendukung Jokowi pada
pertemuan itu, memunculkan kecurigaan bahwa telah ada dua faksi di dalam
tubuh koalisi. Faksi yang setuju rekonsiliasi, dan faksi yang tidak
setuju rekonsiliasi.

Menurut Ujang, jika ada faksi yang setuju dan tidak setuju rekonsiliasi, hal itu wajar-wajar saja di politik.
“Di politik itukan memang kubu-kubuan, faksi-faksian,” demikian Ujang Komarudin.

Khusus Luhut, tidak terlihatnya Menko Perekonomian itu saat pertemuan
“Stasiun MRT” menimbulkan beragam spekulasi. Absennya Luhut bisa jadi
karena dia pernah gagal menjadi inisiator untuk mempertemukan Jokowi dan
Prabowo. Perannya pun digeser oleh BG.

Oleh Luhut, hal itu dibantah. Luhut mengaku tidak ada kepentingan untuk
menghadiri rekonsiliasi tersebut. Namun, dia menegaskan kopi darat
Jokowi-Prabowo adalah kerja tim, bukan kerja orang per orang. [rmol]

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya