oleh

Press Release Akhir Tahun 2017 Polres Muara Enim, Aduh!!! Dua Tindak Pidana ini Meningkat

Press release akhir Tahun 2017 Polres Muara Enim (31/12/2017) malam

MUARA ENIM-SUMSEL,  SriwijayaAktual.com –  Kepolisian Resort (Polres) Muara Enim menggelar ”Press Realease Akhir Tahun 2017”, di Aula Rupatama Mapolres Muara Enim, Minggu (31/12/2017) malam.
Press release akhir Tahun 2017, dipimpin langsung oleh Kapolres Muara Enim AKBP. Leo Andi Gunawan, SIK, MPP. dan dihadiri Wadanyon 141/AY JP M Mayor. Inf. Ruli. N, SE. dan Wakil Bupati Muara Enim H. Nurul Aman, SH., serta diikuti oleh sekitar 40 orang yang terdiri dari jajaran Kodim 0404/Muara Enim, Unsur Muspida, Insan Pers dan jajaran Polres Mauara Enim.
Kapolres Muara Enim, AKBP. Leo Andi Gunawan, SIK, MPP, menyampaikan, bahwa Polres Muara Enim beserta jajarannya telah berupaya untuk menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Muara Enim yang aman dan kondusif. Alhamdulillah berkat kerja keras dari anggota jajaran Polres Muara Enim, Polsek jajaran Polres Muara Enim dan dibantu pihak terkait lainya serta masyarakat Kabupaten Muara Enim kita dapat menekan angka kriminalitas dan dapat menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Muara Enim yang aman dan kondusif.”Katanya.
Jumlah gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Muara Enim untuk kasus tindak pidana pada tahun 2017 mengalami penurunan bila dibandingkan pada tahun 2016. Namun khusus “Tindak Pidana Narkoba dan Perjudian” mengalami peningkatan.
Jumlah gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Muara
Enim untuk kasus tindak pidana pada tahun 2017 mengalami penurunan bila
dibandingkan pada tahun 2016. Namun khusus tindak pidana Narkoba dan
perjudian mengalami peningkatan.
Dalam
paparannya, lanjut Kapolres Muara Enim AKBP. Leo Andi Gunawan, SIK,
MPP., mengatakan, secara umum untuk jumlah tindak pidana yang terjadi di
wilayah hukum Polres Muara Enim, yakni di wilayah Kabupaten Muara Enin
dan PALI mengalami penurunan dari 857 kasus pada tahun 2016 Jumlah kasus
tindak pidana di wilayah hukum Polres Muara Enim terdapat 857 kasus,
turun menjadi 549 kasus atau 64 % dan di tahun 2017, jumlah kasus tindak
pidana dari 372 kasus turun menjadi 125 kasus atau 70 %.
Terjadi
penurunan jumlah tindak pidana sebanyak 125 kasus (14,58%) penurunan
pada Curat (34%) Curas (31%), pemerasan (38%) kenaikan pada perjuadian
(53%) lain – lain (5,1).
Dalam operasi yang dilaksanakan oleh Polres Muara Enim selama tahun 2017, telah didapat hasil, sebagai berikut :
Pada
tanggal 1 – 22 Februari 2017, telah dilaksanakan Oprasi Senpi, dengan
hasil TO sejumlah 2 kasus maupun Non TO sejumlah 10 kasus dan penyerahan
dari masyarakat secara suka rela sejumlah 123 pucuk. 103 laras panjang
dan 20 pucuk laras pendek.
Pada
tanggal 1 – 22 April 2017, telah dilaksanakan Operasi Sikat Musi 2017,
dengan hasil TO sejumlah 2 kasus dengan dua orang tersangka dan Non TO
sejumlah 25 kasus dengan tersangka 47 orang.
Pada
tanggal 9 – 22 Mei 2017, telah dilaksanakan Operasi Patuh Musi 2017,
dengan hasil dapat menekan terjadinya laka lantas dan melakukan tilang
718 pelanggaran dan 216 tegoran.
Pada
tanggal 19 Juni – 4 Juli 2017, telah dilaksanakan Operasi Ramadniya
2017, dengan hasil dapat menekan terjadinya laka lantas dan melakukan
tilang 170 pelanggaran dan 75 tegoran.
Pada
tanggal 1 – 14 November 2017, telah dilaksanakan Operasi Zebra Musi
2017, dengan hasil dapat menurunkan kecelakaan lalu lintas tahun 2016
sejumlah 6 kasus dan tahun 2017 terjadi 1 kasus, serta untuk
meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu lintas.
Pada
tanggal 1 – 14 November 2017, telah dilaksanakan Operasi Sapu Jagad
Musi 2017, dengan hasil mengungkap kasus Senpi Ilegal sejumlah 2 kasus
target operasi dan non target operasi sejumlah 2 kasus serta hasil
penyerahan Senpi rakitan dari masyarakat secara sukarela sejumlah 233
pucuk (158 pucuk laras panjang dan 45 pucuk laras pendek) 
Pada
15 – 29 Desember 2017, telah dilaksanakan Operasi Pekat Musi 2017,
dengan hasil mengungkap sejumlah 59 kasus (Curat 13 kasus, Curas 5
kasus, Curanmor 1 kasus, Narkoba 10 kasus, Senpi 5 Kasus, Judi 6 Kasus,
Sajam 13 kasus, Pungli 2 kasus dan Anirat 4 kasus) dari kasus tersebut
terdiri dari ungkap kasus yang dijadikan target operasi sejumlah 15
kasus dengan 21 orang tersangka dan kasus non target operasi sejumlah 44
kasus dengan 65 orang tersangka, serta mengamankan miras sebanyak 1200
botol.
Lanjut, Kapolres
Muara Enim AKBP. Leo, “Ada beberapa tindak pidana yang mengalami
kenaikan, seperti pada perjudian naik 53 persen. Untuk perjudian banyak
dilakukan di daerah perdesaan.
Kemudian tindak
pidana narkoba juga mengalami peningkatan baik dari segi kasus dan
pelakunya. Pada tahun 2016 ada 66 kasus dengan pelaku 104 orang,
meningkat menjadi 112 kasus dengan pelaku 162 orang. Adapun Narkoba yang
banyak dikonsumsi adalah sabu-sabu dan ekstasi. Perjudian dan Narkoba
ini sudah masuk ke desa – desa dan ini akan menjadi perhatian kita,”
ujarnya.
Tambah Kapolres
Muara Enim “pihaknya sangat mengapresiasi kepada seluruh personel
jajaran Polres Muara Enim. Kerena, telah dapat bekerja dengan secara
maximal, sehingga dapat memenuhi harapan kita bersama untuk menjaga
situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Muara Enim yang aman dan
kondusif,”Tandasnya.
Sementara
itu, Wakil Bupati Muara Enim H. Nurul Aman, mengatakan, ” Secara umum
kondisi keamanan di Kabupaten Muara Enim relatif aman.
Sedangkan
untuk masalah laka lantas di Desa Bantaian, Kecamatan Gunung Megang,
Kabupaten Muara Enim memang agak rawan, namun semenjak ada penjagaan
oleh masyarakat secara sukarela relatif aman.
“Memang
sebaiknya dibangun Fly Over seperti yang ada di Payakabung. Selagi
tidak menyalahi aturan, jika kita bisa bantu tentu akan dibantu, karena
untuk masyarakat kita juga,” ungkap Nurul Aman. 
Selain tu, kedepan selain Kab.PALI sudah memiliki Polres sendiri, Pemkab.Muara Enim juga berharap beberapa kecamatan di Kabupaten Muara Enim 
yang rawan dan layak sudah dibuat Polsek untuk didirikan Polsek, sehinga 
mengurangi kerawanan seperti Muara Belida, Benakat dan lain-lain. [Adi]

Komentar