Pasang Iklan Murah disini

Punya Dua Anak Tersembunyi di Rusia? Ini Identitas Dua Bersaudara Bermarga Soekarno di Dagestan

 

SriwijayaAktual – Publik sempat digegerkan dengan kabar Soekarno memiliki dua orang anak yang disembunyikan di Rusia.

Isu tersebut mencuat usai diketahui kalau dua orang anak laki-laki asal Rusia itu memiliki marga Soekarno dalam namanya.

Lantas siapa sebenarnya dua anak laki-laki bersaudara asal negara federal bermarga Soekarno itu? Benarkah merupakan anak dari presiden pertama Indonesia? Simak ulasan berikut.

Miliki 11 anak

Dikenal dekat dengan beberapa wanita semasa hidup bahkan memiliki sembilan istri, membuat keberadaan anak-anak keturunan Bung Karno kerap disorot.

Menilik YouTube Hiburan Populer pada Sabtu, 14 Oktober 2023, tercatat mantan presiden Indonesia ini mempunyai 11 orang anak dari beberapa istri yang pernah dinikahinya.

Dari pernikahan Soekarno dengan Fatmawati, keduanya dikaruniai 5 orang anak di antaranya Guntur Soekarnoputra, Megawati Soekarnoputri, Rachmawati Soekarnoputri, Sukmawati Soekarnoputri dan Guruh Soekarnoputra.

Lalu ada Kartika Sari Dewi Soekarno, yang merupakan anak dari hasil pernikahan Bung Karno dengan wanita asal Jepang, Ratna Sari Dewi.

Bayu Soekarnoputra dan Taufan Soekarnoputra juga anak Soekarno dari pernikahannya dengan Hartini, sosok ibu negara yang tidak disukai.

Selain itu ada Rukmini Soekarno Kline, lalu Totok Suryawan Soekarnoputra anak dari Kartini Manoppo dan terakhir Ayu Gembirowati anak dari Hartini.

2 Anak tersembunyi di Rusia

Di Rusia, tepatnya di ibu kota Republik Dagestan terdapat dua orang anak laki-laki yang memiliki nama dengan marga Soekarno.

Mereka adalah Soekarno Kamilevich dan Soekarno Magomedovich yang memiliki arti Soekarno bin Kamil dan Soekarno bin Muhammad.

Pemberian nama dengan menggunakan marga Soekarno pada kedua anak tersebut rupanya memiliki alasan tersendiri.

Melansir dari tayangan YouTube Makna Masa, dua anak Rusia itu rupanya keturunan dari Musa Gashimovich, ketua perhimpunan tani Dagestan.

Spesial Untuk Mu :  Karena Alasan ini, Belanda Tidak Pernah atau Tidak Berani Menjajah Daerah ini di Indonesia

Sosok Musa Gashimovich sangat mengagumi Soekarno, yang mana semua dimulai saat dirinya menghadiri sidang partai komunis Uni Soviet di Kremlin.

Melihat Soekarno berdiri dan meminta ijin meninggalkan ruangan di tengah sidang untuk menunaikan sholat jumat, membuat Musa kagum padanya.

Berangkat dair kekaguman tersebut, Musa yang telah mencari tahu latar belakang Soekarno lantas menamai anaknya dengan nama Soekarno Musaevic.

Lahir pada 1962, Soekarno Musaevic juga menurunkan marga tersebut kepada anaknya yang bernama Soekarno Kamilevich.

Tak hanya itu, saudara Musaevic juga memberi nama anaknya Soekarno Magomedovich atau Soekarno bin Muhammad. (***)