oleh

Rommy Ngamuk Pukul! Meja Dengar Kesaksian Sepupunya di Sidang

loading...

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Abdul Wahab mengaku mengarang cerita
soal sepupunya, Romahurmuziy alias Rommy, kepada M Muafaq Wirahadi.
Muafaq merupakan mantan pejabat Kementerian Agama (Kemenag) di Gresik
yang menyuap Rommy demi mendapatkan jabatan.

Awalnya jaksa KPK membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Wahab soal
pertemuannya dengan Rommy di kediaman Rommy di Condet, Jakarta. Berikut
isi BAP itu:

Dapat saya jelaskan sekitar Desember 2018 saya berencana temui Rommy
terkait haul dan rencana saya sebagai caleg Gresik. Saya bilang ke Aim
(Abdul Rochim/adik Wahab dan sepupu Rommy) terkait keinginan itu.
Saudara Aim bilang tolong sampaikan ke Ketum Rommy agar dapat bantu
saudara Muafaq

Mendengar BAP itu Wahab mengaku lupa menyampaikan titipan salam Rochim
soal Muafaq. Lantas jaksa pun membuka percakapan WhatsApp antara Wahab
dengan Muafaq.

“Di situ tulisannya (kontak) Depag Gresik Muafaq, di tanggal 5 Oktober
Pak Muafaq tanyakan gimana kabar sudah nyambung ke Mas Rommy. Apa maksud
tujuan itu?” tanya jaksa pada Wahab yang duduk di kursi saksi dalam
persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya,
Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2019).

“Jadi adik saya (Abdul Rochim) ceritakan mau bantu Pak Muafaq. Setahu
saya Pak Muafaq ada kepentingan terkait kerjaannya,” kata Wahab.

Jaksa lantas membacakan lagi pesan Wahab ke Muafaq soal rencananya
menemui Rommy di Jakarta. Namun menurut Wahab, ucapannya ke Muafaq dalam
pesan itu hanya karangan saja agar Muafaq mempercayainya dan
membantunya untuk urusan kampanye karena dirinya mencalonkan diri
sebagai anggota DPRD Kabupaten Gresik.
“Itu karangan saya aja Pak,” ucap Wahab.

Ketua majelis hakim Fahzal Hendri yang mendengar pengakuan Wahab heran.
Lantas Fahzal menanyakan alasan Wahab mengarang cerita ke Muafaq soal
rencana bertemu Rommy.

“Ya biar terkesan saya berjasa, berjasa untuk ketemu dengan Pak Rommy,” kata Wahab.
“Berarti saudara jual namanya Rommy?” tanya Fahzal yang diamini Wahab.
“Saya ndak terpikir sampai situ (menjual nama Rommy). Mohon maaf,” ucap Wahab.

Tanggapan Rommy
Rommy yang kemudian mendapatkan kesempatan untuk memberikan tanggapan
langsung emosi. Dia menuding Wahab yang membuatnya terjerat kasus itu.

“Kenapa kamu bilang ke Muafaq memantapkan kepada saya? Apakah ada ucapan
lebih? Cara kamu memantapkan kepada saya, kecuali mengatakan bahwa ada
salam dari Aim tentang Muafaq, dan saya jawab Muafaq yang mana?” tanya
Rommy kepada Wahab.

“Nggak ada, itu memang karangan saya dan biar keliatan berjasa, dan juga di kesempatan ini saya mohon maaf mas,” ucap Wahab.

Rommy pun meluapkan emosinya dengan memukul meja di tempat duduknya. Dia
mengaku kecewa dengan dua sepupunya yang mengaku menjual namanya kepada
Muafaq.

“Kenapa kamu menyampaikan itu? Kenapa kamu menyampaikan itu. Minggu lalu Aim, sekarang kamu,” ujar Rommy sembari memukul meja.

“Saya sudah membantu kamu, kenapa kamu malah begitu? Kamu tahu saya di
sini, duduk di sini karena saya menolong kamu itu satu, menolong
membantu Rp 30 juta, saya malah duduk di sini, karena kamu ngaku-ngaku
itu,” imbuhnya.

Dalam perkara itu Rommy didakwa menerima uang Rp 325 juta dari Haris
Hasanudin untuk membantunya mendapatkan jabatan di Kemenag. Rommy juga
didakwa menerima Rp 91,4 juta dari M Muafaq Wirahadi. Uang tersebut
berkaitan dengan proses pengangkatan Muafaq sebagai Kepala Kantor
Kemenag Kabupaten Gresik. [detik.com]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed