Pasang Iklan Murah disini
Berita  

Saat ‘Gedung KPK Berselimut Kain Hitam’

JAKARTA, SriwijayaAktual.com   – Kain hitam terbentang menyelimuti
Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu
(8/9/2019). Penutupan kantor KPK dengan kain hitam ini sebagai lambang
kesuraman dan duka karena KPK akan berakhir. 

Mengenakan pakaian serba hitam, para pegawai KPK saling bekerja sama
menutup logo serta tulisan KPK baik yang berada di atas gedung, halaman
depan serta pelataran gedung KPK. Turut serta dalam aksi simbolis, Wakil
Ketua KPK, Saut Situmorang. 
Persiapan membentangkan kain hitam ini sudah dilakukan sejak Sabtu
(7/9/2019). Para pegawai KPK bahkan rela menghabiskan malamnya di Gedung
KPK untuk menjahit dan menyambung kain hitam tersebut. 

Sebelum aksi simbolis menyelimuti Gedung Merah Putih KPK, sebanyak 500
pegawai KPK juga membagikan bunga dan liflet permintaan tolong di
Bundaran HI Jakarta saat Car Free Day (CFD). Setelah itu, mereka pun
long march atau berjalan kaki dari Bundaran HI menuju Gedung Merah Putih
KPK. 

Selama melakukan longmarch, para pegawai KPK juga membawa dan mengangkat
poster bertuliskan “TOLONG”, “JOKOWI SETUJU RUU KPK = KPK MATI
#SAVEKPK”. Sesekali mereka juga membagikan bunga dan leaflet kepada
masyarakat yang melihat aksi mereka. 

Permintaan tolong kepada masyarakat dilakukan karena hingga kini
Presiden belum bertindak untuk secara tegas menolak Capim yang diduga
melanggar etik dan menolak revisi UU KPK yang membuat KPK tutup.

Baca Juga: TOLONG…TOLONG…TOLONG…TOLONG…!

Sementara itu Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang menuturkan, penutupan
logo serta tulisan tersebut merupakan aksi yang pertama kali dilakukan
pegawai hingga pimpinan KPK. Hal ini dilakukan lantaran kekecewaan
terhadap revisi UU KPK serta lolosnya Capim KPK yang diduga bermasalah
dan akan mengikuti fit and proper test di DPR RI.[tsc]
Spesial Untuk Mu :  MUI Sumbar Tegaskan Tolak Islam Nusantara, Apa Tanggapan dari MUI Pusat? ini...