oleh

Satgas Kontingen Garuda TNI, Gelar Yasinan & Do’a Bersama Sebelum Bertugas Menjaga Perdamaian Dunia

-Berita-408 Dilihat
Prajurit TNI Konga Ikuti  Pengajian Yasinan & Doa Bersama Sebelum Bertugas Pemeliharaan Perdamaian Dunia (Ist)

BOGOR, SriwijayaAktual.com – Prajurit Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-C/
Minusca (Multidimensional Integrated Stabilization Mission in Central
Africa Republic) dan Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-I/
Unifil (United Nations Interim in Lebanon) menggelar acara Yasinan dan
doa bersama di Masjid
Ya Qoyyum, PMPP TNI, Sentul Bogor, Jawa Barat, sebelum menjalankan tugas, pada Rabu (24/8/2016) malam kemarin.

Doa
bersama itu, dipimpin oleh Dansatgas Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos.
Acara diawali dengan Sholat Maghrib berjamaah dan dilanjutkan dengan
pembacaan Surat Yasin dan Doa bersama serta pemberian bingkisan kepada
anak Panti Asuhan Al-Asyada Citeureup, Bogor.
“Kegiatan ini
bertujuan untuk memohon keselamatan dan kelancaran dalam melaksanakan
tugas serta selalu dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Esa,” ujar
Dansatgas.
Sebelumnya Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen
TNI Agung Risdhianto juga sempat melaksanakan inspeksi gelar kesiapan
Pasukan Kontingen Garuda (Konga) di Pusat Misi Pemeriharaan Perdamaian
(PMPP) TNI, Sentul Bogor, Rabu (24/8/2016).
Saat melakukan
inspeksi, Asops Panglima TNI mengatakan bahwa reputasi dan prestasi TNI
pada operasi pemeliharaan perdamaian dunia telah mendapatkan pengakuan
dan apresiasi yang tinggi. 
Hingga saat ini, Indonesia saat ini telah mengirimkan peacekeepers,
baik dalam bentuk Kontingen, Military Staff dan Military Observer ke-9
daerah misi berbeda dari 16 misi perdamaian yang tergelar di bawah
bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Para prajurit yang tergabung dalam Satgas Kontingen
Garuda TNI merupakan prajurit-prajurit pilihan untuk menjadi Duta TNI
maupun Duta Bangsa di Forum Internasional, sehingga harus menjadi
prioritas perhatian kita semua untuk selalu menampilkan yang terbaik,”
jelas Mayjen TNI Agung Risdhianto.
Dalam kesempatan tersebut,
Asops Panglima TNI menekankan kepada seluruh prajurit Kontingen Garuda
TNI agar menghindari pelanggaran atau perbuatan yang dapat mencoreng
nama baik negara Indonesia, dan saling mengingatkan antara satu dengan
yang lain. 
“Pelanggaran akan berdampak bukan hanya kepada satu
peacekeepers saja, namun juga akan hilangnya kepercayaan dunia terhadap
Indonesia pada umumnya dan TNI pada khususnya,” tegasnya.
Mengakhiri
inspeksinya, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto menegaskan
kembali agar jaga nama baik TNI, Bangsa dan Negara selama bertugas,
serta laksanakan tugas secara profesional dan proporsional sesuai
koridor yang telah ditentukan oleh PBB.
“Selamat mengemban tugas
negara. Kehormatan yang diberikan oleh negara ini harus dapat kalian
buktikan dengan dedikasi dan semangat tinggi dalam setiap kegiatan,”
ucapnya. (*). 
Sumber, Republika.co.id

Komentar