oleh

SBY Disebut Tak Bosan Mainkan Peran Playing Victim

-Berita-194 Dilihat
AHY dan SBY/FOTO Instagram

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Keluhan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) soal perundungan atau bully di media sosial usai pertemuan Presiden
Jokowi dengan anaknya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menuai kritik.
Wasekjen Hanura, Tridianto mengatakan SBY memainkan peran ‘playing victim‘.
“Ya itulah memang gaya Pak SBY. Bikin kesan seolah-olah dizalimi.
Enggak bosan-bosan gaya politik begituan,” kata Wasekjen Hanura
Tridianto di Jakarta, Rabu, (29/5/2019).
Menurutnya, kritik diantara politisi adalah hal yang wajar. Sebaiknya
kritik dijawab dengan cara elegan. “Kalau ada politisi atau partai
dikritik itu kan biasa saja. Demokrasi kok ngeluh dikritik. Pakai
istilah di-bully lagi. Jadi politisi itu jangan baper, jangan dikit-dikit mengeluh,” paparnya.
SBY sebelumnya mengaku anaknya mendapat ejekan usai pertemuan dengan Jokowi. Komandan Kogasma itu dirundung atau bully secara
sadis dan kejam. Menurut dia, dari pola serangan itu, dirinya tahu dari
kelompok mana serangan sengit itu berasal. Hal itu akibat perbedaan
sikap Demokrat dengan pihak tertentu.
“Memang ada yang bersikap tabu dan dilarang keras pihak 02
berkomunikasi dengan pihak 01 atau sebaliknya. Barangkali ada yang
bersumpah tidak akan berkomunikasi dan berkawan selamanya,” ujar SBY.
Dia mempersilakan apabila ada pihak yang berpendapat seperti itu.
Demokrat berprinsip dalam kompetisi, ikhtiar dan perjuangan untuk menang
harus dilakukan, tetapi setelah selesai tidak berarti harus putus
hubungan selamanya. [* ]

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya