oleh

Sidang Gugatan Pilpres 2019 di MK, KPU Minta Majelis Hakim Tolak Seluruh Gugatan Paslon Prabowo-Sandi

Ketua KPU Arief Budiman Saat Sidang Gugatan Pilpres 2019 di MK. [ist]

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Kuasa Hukum KPU selaku pihak termohon
meminta Mahkamah Konstitusi (MK) menolak semua permohonan gugatan yang
diajukan oleh kuasa hukum pemohon pasangan calon (Paslon) nomor urut 02
Prabowo-Sandi.

“Termohon memohon kepada Mahkamah Konstitusi untuk menjatuhkan keputusan
menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” kata Ketua Kuasa Hukum
KPU, Ali Nurdin saat membacakan salah satu petitum di persidangan di MK,
Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Ali juga meminta eksepsi yang diajukan oleh pihak terkait agar dapat
sepenuhnya diterima oleh majelis hakim MK. Hal itu lantaran semua
gugatan yang diajukan oleh kuasa hukum Paslon 02 dinilainya tidak
berdasar.
“Memohon kepada Mahkamah menerima eksespsi termohon dalam pokok perkara,” kata Ali.

MK diminta untuk membenarkan hasil rekapitulasi suara yang telah diumumkan oleh KPU beberapa waktu silam.

“Termohon memohon kepada Mahkamah Konstitusi menyatakan benar keputusan
KPU RI tentang penetapan hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden dalam
pemilu 2019,” ujar Ali.

Lebih lanjut, Ali meminta paslon 02 untuk menerima sepenuhnya keputusan
KPU terkait penetapan hasil rekapitulasi suara Presiden dan Wakil
Presiden. Dengan rincian paslon 01 Jokowi-Maruf memperoleh 85.607.362
suara dan Paslon 02 prabowo-Sandi memperoleh 68.650.239 suara.

“Dalam pokok perkara, menolak permohonan pemohon untuk sepenuhnya
menyatakan benar keputusan KPU RI Nomor 987 tentang penetapan hasil
pemilu Pilpres dalam pemilu 2019 tertanggal 21 Mei,” demikian Ali.

Sebelumnya, saat sidang perdana PHPU yang digelar pada Jumat (14/6/2019)
pihak kuasa hukum paslon 02 meminta MK membatalkan keputusan KPU dan
mendiskualifikasi paslon 01 Jokowi-Maruf. [rmol]

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya