oleh

Soal Ahok, DPR RI Kritik Mendagri Tidak Konsisten …

-Berita-204 Dilihat
(Ilustrasi)

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Fandi Utomo,
menyebut Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tidak konsisten dengan
pernyataannya, tentang pemberhentian sementara gubernur DKI Jakarta
nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
“Masak Mendagri tak tahu tugasnya. Kan beliau pernah bilang kalau
Ahok diberhentikan setelah masa cuti kampanye seleaai,” kata Fandi di
Gedung DPR RI, Jakarta, hari ini, Juma’t (10/2/2017). 
Kementerian Dalam Negeri hingga saat ini belum mengeluarkan surat
pemberhentian sementara Ahok, meski Ahok sudah menjadi terdakwa dalam
kasus penistaan agama. Kemendagri beralasan menunggu nomor registrasi
dari pengadilan serta cuti kampanye Ahok. 
Mendagri di Jatinangor, Sumedang, pada 16 Desember 2016 lalu
mengatakan, bahwa surat pemberhentian sementara Ahok akan diterbitkan
setelah masa cuti kampanyenya berakhir. Namun, Sabtu 11 Februari besok,
Kemendagri akan menyerahterimakan jabatan gubenur DKI dari Pelaksana
tugas Sumarsono kepada Ahok. 
Baca Juga Ini; – SK Penonaktifan Ahok Tidak Dikeluarkan Mendagri, Ini Alasannya …
– ‘Selamatkan Ahok’, Prof. Mahfud MD Sarankan Presiden RI Jokowi Buat Perppu Cabut UU
Fandi mengatakan, seharusnya Mendagri melihat pasal yang
disangkakan kepada Ahok, yakni penistaan agama, dengan ancaman hukuman
lima tahun..
“Jadi sudah seharusnya diberhentikan. Enggak perlu lagi pakai pasal 83 UU 23/2014 tentang Pemerintah Daerah,” kata Fandi.  
Pasal 83 ayat 4 berbunyi. “Kepala daerah dan/atau wakil kepala
daerah diberhentikan tanpa melalui usulan DPRD apabila terbukti
melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berdasarkan
putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap”. 
Ditambahkannya, kalau Mendagri tak menjalankan perintah UU, sama
artinya Mendagri membiarkan dan memilih pemerintahan yang tidak kredibel
dan sewenang-wenang”Tandasnya. (*)

Sumber, rimanews

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya