oleh

SUBHANALLAH… Terharu…!! Keinginan Sederhana Gadis Lumpuh Yang Malang Ini, Akhirnya Terwujud, Keinginannya Ternyata Hanyalah…

-Berita-235 Dilihat
LOMBOK TENGAH-NTB, SriwijayaAktual.com – Setiap orang mempunyai keinginan yang bermacam­macam, termasuk juga
mereka yang mempunyai keterbatasan fisik. Seperti cerita seseorang gadis
lumpuh berusia 25 tahun yang tinggal di Dusun Rege, Desa Pandan Indah,
Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah NTB.

Lewat akun Instagram Divisi Humas Polri, cerita mengenai gadis bernama
Unsim ini segera bikin haru sekalian jadikan beberapa orang terketuk
hatinya untuk membantu.

Unsim sejak lahir memanglah menderita penyakit yang membuatnya lumpuh
keseluruhan serta cuma dapat berbaring didalam gubuk yang begitu
sederhana. Bahkan juga dapat disebutkan kalau gubuk itu tidak layak
huni. Kondisinya yang memprihatinkan itu bikin salah seorang polwan
bernama AKP Pratiwi Novianti SH terketuk hatinya.

Terlebih saat tahu kalau keinginan dari Unsim sekarang ini yaitu dapat
mempunyai kasur yang empuk. Ini lantaran Usim sejak kecil tidak pernah
tidur di kasur serta harus rasakan kerasnya dipan kayu tanpa ada bantal.
Siapa juga tentu ingin wujudkan keinginan gadis yang sehariharinya cuma
dapat berbaring itu.

“Sesak rasanya hati ini saat di tanya apa yang paling diinginkan didunia
ini. Dengan suara yang agak lirih dia cuma menjawab satu kasur. Alas
empuk yang sepanjang 25 tahun tidak bisa ia rasakan. Hati siapa yang
akan tidak terketuk bila mendengarnya segera, ” ucap Pratiwi.


Bersama dengan neneknya yang bernama Satrim (65 th.), Unsim hidup dalam
terbatasnya. Sementara ke-2 orangtuanya merantau untuk mencari
penghidupan. Jadi pada hari Kamis, (15/9/2016) AKP Pratiwi membawa satu
kasur untuk Unsim sebagai impiannya sejak kecil.

Tidak cuma itu saja, polwan itu juga membawa sebagian perabot rumah
tangga sekalian membedah beberapa bagian gubuk tempat Unsim berlindung
dari hujan serta sinar matahari. Lihat perjuangan dari Polwan itu, Unsim
serta neneknya tidak dapat menahan rasa haru karena belum ada pihak
pemerintah yang mengulurkan tangan menolong mereka.

Memang untuk menuju rumah Unsim, jalan yang ditempuh cukup jauh serta
termasuk daerah yang terpencil. “Memang kami belum dapat untuk membedah
rumah Unsim layaknya seperti acara di tv, tetapi kami berharap supaya
pertolongan yang kami berikan ini bisa memanggil beberapa penderma yang
lain supaya ingin membagikan beberapa rezekinya untuk Unsim supaya bisa
hidup dengan layak, ” Tandasnya Pratiwi.(Red/Net/LM).

Komentar