oleh

Surat Terbuka Muhammadiyah kepada Partai Hanura soal Penolakan Rocky Gerung di Jember

-Berita-26 views
loading...
Foto/Istimewa/net

SriwijayaAktual.com – Ketua DPP Hanura Benny Rhamdani mengungkapkan Partai
Hanura telah menerima surat terbuka dari organisasi Muhammadiyah soal
penolakan Rocky Gerung saat menghadiri diskusi di Jember, Jawa Timur.
Meski tidak mengjelaskan isi surat itu, namun berdasarkan informasi
sebelumnya seorang kader Hanura dikabarkan menolak dan mengadang Rocky
yang akan menjadi salah satu pembicara di Universitas Muhammadiyah
Jember.
“Kami sudah menerima surat terbuka. Dan kami pelajari. Nanti DPP
(DPP) akan mengeluarkan sikap resmi,” kata Benny, Kamis (7/3/2019). 
Benny menjelaskan, bahwa surat terbuka dari Muhamamdiyah itu akan segera disampaikan kepada Ketua Umum DPP Hanura Oesman Sapta Odang.
Selain itu Benny menjelaskan, bahwa partainya tak mau tergesa-gesa
menyampaikan pernyataan sambil menggali keterangan dari kadernya bernama
Jumadi Made yang disebut melakukan pengadangan. 
“Dalam waktu cepat DPP Hanura akan bersikap untuk merespons surat Muhammadiyah,” kata dia.
“Intinya, tentu kami pelajari kasusnya. Sejauh mana peran kader
Hanura. Jika peran salah secara hukum, kemudian menimbulkan
ketersinggungan, pasti akan kita beri sanksi,” kata dia.
Sebelumnya dikabarkan, karib Rocky yang juga ditolak hadir dalam
diskusi yakni Said Didu menjelaskan kronologi peristiwa penolakan itu
lewat akun Twitter pribadi miliknya.
Said menceritakan, untuk masuk ke dalam Kota Jember, mereka harus
membuat kamuflase dengan menggunakan ambulans agar kehadirannya tidak
diketahui.
Setelah itu beredar surat terbuka dari pihak Muhammadiyah kepada Partai Hanura di media sosial yang kemudian diunggah oleh website dan akun Facebook Sang Pencerah sebagai berikut:
Assalamualaikum Wr. Wb.
Muhammadiyah berdiri di Indonesia sejak 1912 dari awal KH. Ahmad
Dahlan mencontohkan bagaimana perjuangan beliau untuk agama dan
bangsanya hingga kini kemudian diteruskan oleh kader-kader Muhammadiyah.
Pengabdian Muhammadiyah terhadap ummat dan bangsa terus dilakukan
meskipun bergonta ganti penguasa Muhammadiyah tetap berkhidmat
membangun Indonesia dari sabang sampai Merauke.
Muhammadiyah pernah melahirkan seorang kader yang kemudian
menjadi Panglima Besar Tentara Indonesia yaitu Jenderal Sudirman,
semangat Jenderal Sudirman juga menjadi spirit kami dalam berbakti
melalui Muhammadiyah seperti halnya pesan Jenderal Soedirman kepada
kader-kader Muhammadiyah “ Sungguh Berat Menjadi Kader Muhammadiyah,
Bimbang dan Ragu Lebih Baik Pulang”
Hari ini kami warga
Muhammadiyah disodorkan peristiwa yang terjadi di Universitas
Muhammadiyah Jember seorang caleg/kader Partai Hanura Kabupaten Jember
 bernama Jumadi bersama rekan-rekannya mendatangi kampus Universitas
Muhammadiah Jember dalam keadaan marah dan suara lantang.
Tujuan mereka meminta dibatalkannya agenda diskusi dan seminar
yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Jember dengan mengundang
Rocky Gerung sebagai salah satu narasumber dengan alasan Rocky Gerung
telah menista agama;
 Harusnya seorang caleg /
kader partai paham bahwa kampus adalah ruang diskusi dan intelektual
yang bebas dari intimidasi dan ancaman hanya karena perbedaan pendapat,
seluruh kampus Muhammadiyah di Indonesia sangat terbuka kepada siapapun
dalam kegiatan akademis maupun agenda-agenda kebangsaan, perihal dugaan
pelanggaran hukum oleh Rocky silahkan proses sesuai prosedur hukum yang
berlaku;
 Yang kami soroti adalah
seperti video yang beredar (1) dan kronologis kejadian dari Universitas
Muhammadiyah Jember (2) bahwa Jumadi dkk tidak mau mendengar penjelasan
dari pihak kampus perihal diskusi yang mereka protes tersebut, kemudian
malah berbalik mengancam kepada pihak Muhammadiyah ( UM Jember ) apabila
diskusi tetap dilaksanakan maka Jumadi dkk akan menantang PERANG serta
siap Menumpahkan darah, hal itu disampaikan di wilayah kampus
Muhammadiyah.
 Ancaman perang terhadap
Muhammadiyah yang dilontarkan Jumadi Caleg Partai Hanura menjadi
persoalan serius bagi kami warga Muhammadiyah, ini sebuah sikap barbar
dan arogan yang tidak menghormati demokrasi dan mengancam keselamatan
orang lain.
 Jika Jumadi dkk tidak
suka kehadiran Rocky Gerung silakan saja kami warga Muhammadiyah tidak
menanggapi, namun ancaman perang terhadap Muhammadiyah ( dalam hal ini
pihak UM Jember ) yang dilontarkan Jumadi sesungguhnya telah mengganggu
semangat persatuan anak bangsa dan telah meresahkan bagi kami warga
Muhammadiyah  
 Kami warga Muhammadiyah
mendesak Partai Hanura harus mengambil sikap tegas terhadap perilaku
Caleg dan kadernya yang telah nyata menyerang dan mengancam perang
terhadap Muhammadiyah agar tidak ada lagi sikap arogansi dan intimidasi
yang merusak keharmonisan di tengah masyarakat, untuk itu kami
menyampaikan beberapa hal;
Partai Hanura meminta maaf kepada warga Muhammadiyah atas sikap
dan perilaku Caleg nya atas nama Jumadi yang telah memberikan ancaman
dan tantangan perang kepada Muhammadiyah.
Memberi sanksi tegas kepada Jumadi Caleg Partai Hanura DPRD
Jember yang telah menebarkan provokasi dan sikap permusuhan kepada
Muhammadiyah.
Kami Muhammadiyah juga menghimbau kepada Warga Muhammadiyah untuk tidak memilih Calon
Anggota Legislatif beserta Partai yang menebarkan sikap permusuhan dan
ancaman kepada sesama anak bangsa;
Menghimbau kepada semua pihak untuk menjaga kontestasi Pemilu
berjalan aman dan damai, tidak ada penyebaran berita hoax serta upaya
intimidasi kepada siapapun.
Warga Muhammadiyah menunggu respons aktif dari DPP Partai Hanura
untuk menyelesaikan persoalan ini karena apabila tidak ada punishment
terhadap sikap perilaku caleg tersebut maka bisa diartikan Partai Hanura
turut mengamini sikap dan perilaku yang dilakukan Jumadi selaku Caleg /
Kader Partai Hanura kepada Muhammadiyah.
Warga Muhammadiyah berharap semua pihak tetap menjaga situasi
kemanan masyarakat tetap kondusif agar jalinan persatuan seluruh rakyat
Indonesia tetap utuh dan terjaga.
Nasrun minallah wa fathun qariib
Wassallamualaikum Wr Wb“. 
[***]


loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed