oleh

Tahukah Kamu? Kenapa NASA Tidak Pernah Kembali Lagi ke Bulan ?

-Berita-330 Dilihat
Sriwijaya Aktual – Carl Sagan pernah berkata: “Semua peradaban wajib menguasai ruang angkasa atau punah.”
Mungkin pemikiran seperti ini bisa menjadi salah satu alasan di balik usulan Presiden Bush pada tahun 2004 bagi Amerika untuk kembali ke bulan, kali ini “untuk menetap” dengan membangun pos lunar permanen.
Proposal Bush memicu perdebatan sengit pada waktu itu, tapi sampai kini tidak ada keputusan apapun yang dihasilkan. Dikatakan bahwa misi wahana antariksa tak berawak lebih efisien dan bahwa tidak ada keharusan untuk “menjajah” bulan dengan membangun pos-pos permanen dan mengirimkan manusia ke sana untuk menetap.
Pada tahun 2006 NASA mengajukan pertanyaan: “Mengapa kita harus kembali ke Bulan?” kepada sekelompok ilmuwan, insinyur, pengusaha komersial, pendukung ekplorasi ruang angkasa, dan masyarakat umum. Jajak pendapat berlangsung selama satu tahun dan menghasilkan sejumlah kesimpulan yang dapat dikelompokkan dalam sejumlah alasan “mengapa” yang lebih umum.
Berikut bidang-bidang kelompok dan alasan-alasan utama “Mengapa kita harus kembali ke Bulan?” dari hasil jajak pendapat itu:
1. Peradaban manusia
Memperluas kehadiran manusia ke bulan untuk memungkinkan menyelesaikan program Lunar Exploration yang terputus.
2. Pengetahuan ilmiah
Mengejar kegiatan ilmiah yang membahas pertanyaan mendasar tentang sejarah Bumi, tata surya dan alam semesta dan tentang tempat kita di dalamnya.
3. Eksplorasi Persiapan
Sebagai uji teknologi dan sistem operasi penerbangan antariksa dan teknik eksplorasi untuk mengurangi risiko dan meningkatkan produktivitas masa depan untuk misi ke Mars dan seterusnya.
4. Kemitraan global
Menyediakan aktivitas damai yang bisa menyatukan bangsa-bangsa dalam mengejar tujuan bersama.
5. Ekspansi ekonomi
Memperluas eksplorasi bidang ekonomi selain di Bumi, dan melakukan kegiatan lunar exploration dengan tujuan memberi manfaat untuk kehidupan di Bumi.
6. Keterlibatan masyarakat
Memanfaatkan program eksplorasi ruang angkasa untuk memacu partisipasi publik dan membantu mengembangkan tenaga kerja teknologi tinggi yang akan diperlukan untuk mengatasi tantangan masa depan.
7. Tujuan Eksplorasi Lunar
Hampir 200 tujuan eksplorasi bulan dihasilkan dari proses Strategi Eksplorasi global. NASA telah melibatkan komunitas ruang global untuk mengembangkan tujuan dengan mengajukan pertanyaan, “Apa yang bisa kita capai melalui eksplorasi bulan?.” Jawaban dikompilasikan dalam sebuah “database yang komprehensif ” oleh NASA yang mencakup 200 alasan apa yang bisa kita lakukan di bulan.”
luna rover
NASA Luna Rover

Penemuan-penemuan terbaru tentang alam semesta telah menunjukkan jelas bahwa Bumi bukan tempat yang aman untuk setiap bentuk kehidupan dan proses evolusi di dalamnya adalah tentang kehancuran dan penciptaan kembali, rantai tak terbatas peristiwa yang membuka alasan baru untuk apa pun yang datang berikutnya.

Seperti yang terjadi sekitar 65 juta tahun yang lalu, membuktikan bahwa dampak kehancuran (akibat tumbukan dengan sebuah asteroid raksasa) telah menyapu bersih tidak hanya dinosaurus tetapi sebagian besar spesies yang hidup di Bumi pada saat itu.

Pentingnya pengetahuan tentang dampak bencana telah ditunjukkan dalam beberapa dekade terakhir, dan eksplorasi ruang angkasa telah memainkan peran kunci. Kesimpulan suram atas fakta-fakta intinya adalah bahwa kehidupan manusia rentan selama terbatas hidup hanya pada satu planet.

Mengingat poin di atas, pertanyaan yang tak terelakkan membayangi seluruh program eksplorasi ruang angkasa NASA.

Apollo 17 Spacecraft

Mengapa NASA tidak pernah kembali lagi ke Bulan?

Sejak tanggal 14 Desember tahun 1972 ketika Astronot Gene Crenan menginjakkan kaki di Bulan untuk terakhir kalinya pada penerbangan Apollo 17, misi penjelajahan ke bulan secara resmi berakhir.

Setelah mencapai kesimpulan bahwa kelangsungan hidup kita sebagai spesies akhirnya tergantung pada apakah kita mampu atau tidak untuk membangun koloni diluar Bumi, tidak ada ruang untuk membenarkan penundaan kolonisasi bulan dengan alasan biaya yang sangat besar (baik keuangan dan dalam kehidupan manusia) dan manfaat ekonomi yang tidak dapat langsung diterima.

Mungkinkah ada masalah teknis dan komplikasi yang telah menahan NASA kembali ke bulan selama bertahun-tahun?. Beberapa argumen mempertanyakan hal itu.

42 tahun setelah misi Apollo 17, kemampuan teknologi kita telah sangat jauh berkembang. Dengan standar saat ini, IT NASA yang digunakan dalam Program Apollo cukup mendasar. Sebagai perbandingan, sistem komputer yang digunakan NASA saat itu tidak lebih canggih daripada kalkulator saku hari ini.

Apollo Guidance Computer (AGC) yang digunakan saat itu, menggunakan sistem operasi real time, yang memungkinkan astronot untuk memasukkan perintah sederhana dengan mengetikkan kombinasi kata nomina dan verba, untuk mengontrol pesawat ruang angkasa. Sistem itu tidak lebih canggih daripada sistem elektronik di toaster modern yang memiliki komputer yang dikendalikan oleh tombol stop – start – defrost.

Pertanyaannya adalah: Apakah mungkin ada alasan lain?, alasan tersembunyi yang membuat NASA tidak pernah kembali ke bulan selama 42 tahun terakhir?.

Ada sebuah teori yang mengatakan bahwa misi Apollo 11 dan beberapa misi lunar berikutnya tidaklah sendirian di permukaan bulan dan mereka mendapati aktivitas alien. Ada yang mengatakan bahwa pertemuan itu sesungguhnya telah diharapkan karena pemerintah AS telah menyadari kehadiran ET di bulan setidaknya sejak dugaan adanya pertemuan/negosiasi antara Presiden Eisenhower dengan alien di Holloman Air Force Base pada tahun 1954.

Jika ini yang terjadi, itu bisa dengan mudah menjelaskan alasan dugaan rekayasa penayangan seluruh pendaratan bulan di TV. Bahkan, ini akan membuat semua potongan misteri tersusun dengan rapi. NASA telah mengirim misi berawak ke bulan, tetapi untuk alasan lain selain yang resmi ditayangkan dalam siaran langsung itu. Ini akan menjelaskan bagaimana dua sisi berlawanan dari diskusi – mainstream dan teori konspirasi, bisa memilikinya alasan yang dapat diajukan pada waktu yang sama.

Dalam menjawab pertanyaan yang diajukan pada judul artikel ini, penganut teori konspirasi mengatakan: NASA tidak pernah secara resmi kembali ke bulan karena diperintah oleh alien yang telah mendirikan basis mereka di sisi gelap bulan dan mengirim sinyal tegas bahwa kehadiran kita di bulan tidak diterima. Namun, NASA mungkin telah mengirimkan misi rahasia di sana untuk alasan yang tidak diketahui. Lihat film dokumenter berikut dan simpulkan sendiri. (unacknowledged.info/tvsx)

Komentar