Pasang Iklan Murah disini
Berita  

Tak Hanya Polisi, Massa FPI juga Ancam Bubarkan Peringatan HUT PRD

SURABAYA-JATIM, SriwijayaAktual.com – Front Pembela Islam (FPI) akan
turun membubarkan acara peringatan Hari Ulang Tahun Partai Rakyat
Demokratik di Surabaya, Senin (22/7/2019). FPI akan mengerahkan massa hingga
100 orang untuk menggagalkan kegiatan yang dianggap lekat dengan
komunisme tersebut.
1. Kumpulkan 100 orang
Wali Laskar FPI Surabaya, Agus Fachruddin mengatakan bahwa massa dari
FPI akan mulai berkumpul untuk salat berjemaah maghrib di Masjid Al
Muhajirin Jalan Jimerto. Sekitar 100 orang massa FPI diperkirakan akan
berkumpul untuk menggeruduk acara PRD.

“Katanya polisi sudah mau membubarkan. Tapi kita akan tetap berkumpul
karena undangan sudah tersiar. Kita akan antisipasi kalau acara tersebut
jadi terselenggara,” ujar Gus Din, sapaan akrabnya ketika dihubungi IDN
Times, Senin (22/7).

2. PRD dianggal ilegal
Gus Din mengatakan bahwa acara PRD dianggap ilegal dan melanggar
konstitusional. Pasalnya izin keormasan PRD dianggap sudah dicabut pada
tahun 1997. Selain itu PRD juga dianggap masih membawa paham komunisme
dalam ideologi organisasinya.
“Kita sudah tahu kan PRD itu afiliasinya kemana?” tuturnya.

3. Akan bubarkan acara PRD untuk membantu polisi
Selain itu, Gus Din mengatakan pihaknya akan melakukan pembubaran untuk
membantu kepolisian dalam menjaga kondusifitas Kota Surabaya. Kegiatan
HUT PRD dirasa mereka sebagai salah satu bentuk gangguan keamanan dan
ketertiban masyarakat.

“Jargon Kapolres itu kan Jogo Suroboyo. Mari kita jogo Suroboyo. Oleh
karena itu kita bantu pihak kepolisian untuk jogo Suroboyo,” pungkasnya.

4. Polisi akan bubarkan HUT PRD karena tak berizin
Undangan peringatan HUT PRD telah menyebar. Kegiatan tersebut rencananya
akan dilaksanakan di sebuah rumah makan pada Senin (22/7) malam. Namun
pihak kepolisian akan membubarkan kegiatan tersebut karena tidak
mengantongi izin.

Baca Juga: Bendera PRD Yang Terpasang Sepanjang Jalan…Dicopot Satpol PP..

“Sampai dengan hari ini belum ada pemberitahuan untuk itu. Dan saya juga
sudah ngecek ke intel belum ada pemberitahuan untuk itu. Tapi yang
meributkan di masyarakat informasinya itu memang sudah ada,” ujarnya
saat dihubungi IDN Times, Senin (22/7/2019).
Namun pihak panitia berdalih telah memberikan izin tetapi ditolak.
Mereka pun berniat untuk tetap menyelenggarakan acara tersebut di tempat
lain. [dn]

Spesial Untuk Mu :  Heboh ! Putera Mbah Maimoen Sebut Indonesia Mau Dibantai China Lewat Vaksin !