Pasang Iklan Murah disini
Berita  

Tanahnya Jadi Ibu Kota Baru RI; Sukanto Tanoto’Chino Pernah Sebut Indonesia Ayah Angkat, China Ayah Kandung

EDITORIAL, SriwijayaAktual.com – Belum lama ini, nama Sukanto Tanoto
menjadi perbincangan publik terkait lahan miliknya yang akan digunakan
sebagai lokasi ibu kota baru di Kalimantan Timur. 

Kabarnya, tanah
tersebut merupakan milik Sukanto Tanoto, namun masih termasuk kawasan
Hutan Tanaman Industri (HTI) yang kepemilikannya bisa diambil oleh
pemerintah.

Berdasarkan keterangan dari Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan
Industri (Kadin) Mohamad Suleman Hidayat (MS Hidayat), sebagian besar
lahan yang akan jadi ibu kota baru di Kalimantan Timur memang dimiliki
oleh Sukanto Tanoto, yang tidak lain merupakan pendiri dari kelompok
perusahaan manufaktur Royal Golden Eagle (RGE).

Pada 2016 lalu Sukanto Tanoto melontarkan pernyataan kontroversial yang menuai kecaman dari berbagai pihak di tanah air.

Soekanto Tanoto menjadi bahan perbincangan di media sosial terkait
penerjemahan wawancara bos Raja Garuda Emas tersebut di televisi China,
CCTV2.

Heboh berawal dari pernyataan Sukanto Tanoto yang menganggap Indonesia sebagai ayah angkat dan China adalah ayah kandungnya.

“Saya lahir dan besar di Indonesia. Menempuh pendidikan, menikah dan
memulai bisnis juga di sana. Tetapi Indonesia adalah ayah angkat bagi
saya, karena itu ketika pulang ke Cina saya merasa menemukan ayah
kandung. Itu karena saya masih merasa orang Cina,” demikian diucapkan
konglomerat Sukanto Tanoto saat tampil sebagai narasumber dalam sebuah
acara CCTV2 di Cina.

CCTV-2 adalah saluran keuangan (sebelumnya saluran ekonomi hingga 24
Agustus 2009) yang terfokus pada jaringan CCTV (China Central
Television) di Republik Rakyat Tiongkok.

Wawancara Sukanto Tanoto dengan CCTV2 itu sendiri berlangsung dalam
bahasa Mandarin dan CCTV menyediakan teks terjemahannya dalam bahasa
Inggris.

Berikut kutipan asli terjemahan dari CCTV2 dalam bahasa Inggris pada wawancara tersebut yang diperoleh dari tayangan di Youtube.

In recent years i have heard that you come back to china very frequently
I have to china dozens times in recent years
Dozens of times (pembawa acara menimpali)
Yes being Chinese
When we come back to china, we feel totally different
When we stay in a foreign country sometimes we will think about what is going on in china
And China’s recent development. Beside I read all the news about China
Including tidbit
So you must read a lot of books (pembawa acara menimpali)
I was born raised in Indonesia
And I studied married and started my business there
As a result I always take Indonesia as my adoptive father in a dwelling county
But when i come back to china
I feel I have returned to the arms of my (mother) parents to our motherland because all of us are Chinese
Blood is thicker than water So I have always been considering China as my natural father. 





Berita Terkait: Terungkap! Tanah Ibu Kota Baru RI Dikuasai Sukanto Tanoto’China?

[**]

Spesial Untuk Mu :  Terungkap!!, Jiwasraya Miliki Saham Perusahaan Erick Thohir