oleh

TEREKAM!! Video Detik-detik Bukit Terbelah Akibat Gempa di Donggala, Gak Kuat Jangan Lihat Videonya! :)

-Berita-282 Dilihat
Bukit terbelah di Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah dalam unggahan Twitter @Sutopo_PN, Sabtu (5/10/2018). – Twitter/@Sutopo_PN
SriwijayaAktual.com – Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho membagikan video yang menunjukkan sebuah bukit yang terbelah akibat gempa 7,4 SR di Sulawesi Tengah.
Video tersebut dibagikan Sutopo melalui laman Twitternya, @Sutopo_PN, Jumat (5/10/2018).
Dalam video tersebut, tampak sebuah bukit yang terbelah karena tanah yang longsor.
Sutopo menjelaskan bahwa bukit tersebut berada di Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Bukit tersebut terlihat terbelah dan longsor akibat gempa berkekuatan 7,4 SR yang melanda daerah sekitar Palu beberapa waktu yang lalu.
Sutopo juga menjelaskan dalam kicauannya, akses jalan menuju lokasi bencana gempa mulai banyak yang terbuka.
Bantuan relawan dan logistik juga mulai berdatangan menurut Sutopo.
“Bukit terbelah dan longsor akibat gempa 7,4 SR di Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi.
Akses jalan mulai banyak ditembus.
Bantuan personil dan logistik terus berdatangan. Penanganan darurat terus berjalan baik,” tulis Sutopo.
Sebelumnya, Sutopo juga sempat mengunggah video yang memperlihatka detik-detik saat rumah roboh karena proses likuifaksi akibat gempa Palu.
Video itu dibagikannya dalam laman Twitternya, @Sutopo_PN, Senin (1/10/2018).
Sutopo menjelaskan dalam kicauannya, video tersebut merupakan video detik-detik saat rumah-rumah bergerak dan roboh disebabkan proses likuifaksi dan amblesan akibat gempa 7,4 SR di Kota Palu.
Proses likuifaksi ini menyebabkan permukaan tanah bergerak dan ambles sehingga semua bangunan hancur.
“Detik-detik saat rumah-rumah bergerak dan roboh disebabkan proses likuifaksi dan amblesan akibat gempa 7,4 SR di Kota Palu.
Permukaan tanah bergerak dan ambles sehingga semua bangunan hancur.
Proses geologi yang sangat mengerikan. Diperkirakan korban terjebak di daerah ini,”tulis Sutopo.

Tak hanya itu, Sutopo juga mengunggah video yang menunjukkan proses likuifaksi yang lain pada Minggu (30/9/2018).
Dalam video tersebut terlihat rumah dan pepohonan amblas.
Sutopo menyebut lokasi dalam video tersebut berada di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Dalam penjelasannya, munculnya lumpur dari permukaan tanah itu menyebabkan amblasnya bangunan dan pohon.
Fenomena yang bernama likuifaksi (liquefaction) itu merupakan perubahan tanah menjadi lumpur seperti cairan dan kehilangan kekuatan.
“Munculnya lumpur dari permukaan tanah yang menyebabkan amblasnya bangunan dan pohon di Kabupaten Sigi dekat perbatasan Palu akibat gempa 7,4 SR adalah fenomena likuifaksi (liquefaction) Likuifaksi adalah tanah berubah menjadi lumpur seperti cairan dan kehilangan kekuatan,” kicau akun @Sutopo_PN.(Tribunwow.com/Hestin Nurindah)

Komentar