oleh

Terkait Papua, Warganet Ini Membungkam Telak Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko

-Berita-249 Dilihat

SriwijayaAktual.com –  Politikus Partau Demokrasi Indonesia
Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko dibungkam warganet bernama Ario
Bayu ketika berbicara masalah Papua.

“Ngga ada itu cara konstitusional dan damai ala Spanyol ke Catalonia,
Mas @budimandjatmiko. Kejadian masih baru kok. Di 2017 kemarin. Ketika
Parlemen Catalonia mengadakan referendum, rakyat Catalonia mayoritas
memilih untuk merdeka, lalu PM Spanyol Mariao Rojay (cont),” kata Ario
Bayu di akun Twitter-nya @uyaboira.

Ario berkomentar seperti itu menanggapi kicauan Budiman Sudjatmiko:
“Mari kita atasi persoalan di Papua dgn cara konstitusional & damai.
Kita bisa belajar dr bagaimana Spanyol menangani isu Catalonia ..bukan
spt Yugoslavia yg berdarah2 hingga pecah berantakan”.

Kata Ario, PM Spanyol Mariao Rojaymalah membubarkan Parlemen Catalonia,
menangkap tokoh kemerdekaan, “mengungsikan” beberapa anggota parlemen
Catalonia, dan aksi represif para polisi Spanyol kepada rakyat Catalonia
yang berdemo.
“Coba Mas @budimandjatmiko
lihat di 1 Oktober besok, Rakyat Catalonia pasti berdemo lagi,” ungkap Ario.

Ario mengatakan, cara pandang Negara (Indonesia) terhadap Papua memang
mirip dengan cara pandang Spanyol terhadap Catalonia. Yaitu: Keuntungan
semata

“Wilayah Catalonia cuma 6% dari luas wilayah Spanyol dan berpopulasi 16%
dari total populasi Spanyol. Tetapi Catalonia bisa: 1) Menyumbang 20,1%
GDP Spanyol (2015) 2) Berkontribusi pada produksi barang ekspor yg
mencapai 25,6 persen dari total ekspor Spanyol pada 2016. 3) Sumbangan
pajak & pendapatan sektor pariwisata 21% di 38,8%. 4) Penarik minat
investasi asing, 56,3% dari investasi sektor starup di Spanyol pada 2015
saja, mengalir ke Catalonia dng nilai mencapai 371 juta euro.

5) Laporan “Foreign Direct Invesment in Barcelona”, hampir sepertiga dr
Perusahaan Asing di Spanyol, memilih ibu kota regional Barcelona sebagai
basis perusahaan mereka. Mirip seperti Papua dikeruk!” ujarnya.[sn]

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya