oleh

terkait Teror Bom di Surabaya, Artis Legit Berprestasi Dian Sastrowardoyo Angkat Bicara!!

-Berita-274 Dilihat
Dian Sastrowardoyo [ist]

JAKARTA, SriwijayaAktual.com  – Aksi bom disebuah Gereja di Surabaya pada, Minggu
(13/5/2018) membuat aktris cantik Dian Sastrowardoyo angkat bicara.
Bintang film Ada Apa Dengan Cinta itu menilai membunuh seorang manusia
yang tidak bersalah sama saja dengan membunuh seluruh manusia.
Ungkapan
itu disampaikannya dalam sebuah foto yang di unggah ke dalam Instagram
miliknya. Dalam unggahannya tersebut bertuliskan sebuah ayat dalam
Alquran yakni ‘Surat Al-Maidah 5:32 whoever kills an innocent life it is
as if he has killed all of humanity’.
Arti dalam bahasa Indonesia dari Surat Al Maidah ayat 32 secara lengkap adalah sebagai berikut:
‘Oleh
karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa:
barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu
(membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi,
maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa
yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah
memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang
kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan
yang jelas, kemudian banyak di antara mereka sesudah itu sungguh-sungguh
melampaui batas dalam berbuat kerusakan di muka bumi,’
A post shared by Dian Sastrowardoyo (@therealdisastr) on May 13, 2018 at 5:49am PDT

Unggahan istri dari Maulana Indraguna Sutowo ini dikomentarai oleh
netizen yang turut merasakan kesedihan itu. Mereka pun memberikan
komentar seirama dengannya.
“Dan jika dia menyelamatkan salah
satunya seolah dia menyelamatkan seluruh umat manusia,” tulis
budi_martanova melanjutkan ayat yang di unggah Dian.
“Barrakallah
mba @therealdisastr agree with u mba cantik doakan semoga infonesia
menjadi tenang & damai amin #prayforsurabaya,” saut @hartonoria.
“Sayangnya
@therealdisastr di benak dan pikiran si pembom bahwa yang dibom
bukanlah innocent…benak dan pikiran si pembom sudah di radikalisasi,”
terang @kwanjo_78 .
Seperti diketahui, peledakan bom ditiga gereja
di Kota Surabaya. Awalnya, pengeboman terjadi di Gereja Katolik Santa
Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel. Ledakan tersebut disusul oleh
pengeboman di GKI Jalan Raya Diponegoro dan di Gereja Pentejosta, Jalan
Arjuno. (red/rafael.ak/okz)

Komentar