oleh

TERLALUH!! Tak Capai Target Kerja, Sales Oppo Dihukum Makan Terasi Mentah

loading...

TUBAN-JATIM, SriwijayaAktual.com – Hukuman tak manusiawi diterima sejumlah sales atau bagian pemasaran smartphone Oppo di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur (Jatim).
Para sales diminta memakan terasi mentah, hingga lari belasan kilometer. Bahkan ada hukuman mengunyah bawang putih mentah.
Hal tersebut salah satunya dirasakan Gemilang, seperti dikutip dari
JPNN, Sabtu (2/3/2019), warga Kelurahan Perbon, Kabupaten Tuban. Di
hadapan  awak media, dia menceritakan pengalamannya dan menunjukkan
sejumlah barang bukti hukuman tak manusiawi selama  bekerja sebagai
sales Oppo.
Selain bukti screenshot percakapan antara pimpinan dan para sales di
Whatsapp dan WeChat. Gemilang juga menunjukkan bukti-bukti video hukuman
memakan terasi mentah, jeruk nipis, belimbing, bawang putih mentah,
cuci muka dengan kopi, hingga lari belasan kilometer.
“Hukuman ini kami terima jka tidak memenuhi target penjualan,” ujar Gemilang.
Hukuman tidak manusiawi ini, diterima oleh korban sejak bekerja di
Oppo pada 2016 lalu. Awalnya hukuman yang diterimanya dianggap sebagai
pembinaan, karena hanya dalam bentuk hukuman fisik seperti push up, dan
skot jump.
“Namun sejak pertenggahan tahun 2018 tahun lalu, hukuman ini berubah
lebih extrem seperti lari belasan kilometer sepulang kerja, dan memakan
terasi mentah,” kata Gemilang.
Hukuman dilakukan atas permintaan supervisor wilayah Tuban bernama Dwi Prawoto Hadi.
“Dia yang mengintruksikan melalui grup media sosial internal
perusahaan, serta sebagai bukti telah melaksanakan hukuman, para sales
yang tak memenuhi target ini wajib mendokumentasikan video maupun foto
hukuman dalam mengirimkannya di grup,” jelas Gemilang.
Karena hukuman ini dirasakan semakin hari semakin tidak manusiawi,
salah satu sales nekat melaporkan kejadian ini ke Dinas Ketenagakerjaan
Provinsi Jawa Timur.
Bahkan disarankan untuk melaporkan perbutan supervisor tersebut ke Polres Tuban.
Sementara itu menurut AKP Mustijad Priyambodo, Kasat Reskrim Polres
Tuban, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan serta pengumpulan
barang bukti apakah perbuatan terhadap sales Oppo tersebut ada unsur
pidana atau tidak. [*]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed