oleh

TKN Jokowi: Kita Jaga Pak Prabowo, 2024 Belum Ada yang Bisa Mengalahkan Dia

loading...
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. (dok/ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin
berharap masyarakat menjaga agar capres nomor urut 02 Prabowo Subianto
tidak salah langkah. TKN khawatir Prabowo dimanfaatkan pihak tertentu
yang nantinya bisa merugikan.
“Kalau situasi ini aman, damai, saya yakin kok tahun 2024 juga belum
ada yang bisa mengalahkan Pak Prabowo. Tapi kalau ini Pak Prabowo
setback lagi dari branding yang sudah menjadi seorang patriotik,
sayanglah. Kita jaga Pak Prabowo,” kata Direktur Program TKN Aria Bima.
Pernyataan tersebut disampaikan Aria kepada wartawan seusai acara
buka puasa bersama dengan aparat yang berjaga di kawasan Bundaran HI,
Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019). Dia bicara didampingi Koordinator
Nasional Relawan Gojo Rizal Mallarangeng.
“Kita jaga Pak Prabowo. Siapa sih yang bisa kalahkan Pak Prabowo
setelah Pak Jokowi? Kan, nggak ada. Jadi investasi juga. Jangan sampai
Pak Prabowo kepeleset di situasi-situasi sekarang, dimanfaatkan oleh
orang lain yang hanya sekadar berkeinginan, bahkan mungkin
menjerumuskan,” sambungnya.
Hal senada disampaikan Rizal Mallarangeng. Dia ikut berbicara terkait
langkah Prabowo-Sandiaga Uno yang membawa sengketa Pilpres 2019 ke
Mahkamah Konstitusi (MK).
“Kita anjurkan kepada beliau untuk berani melihat kenyataan. Seorang
kesatria itu adalah orang yang berani mengakui kalah kalau kalah. Jadi
kalau toh nanti ikut di Mahkamah Konstitusi, hakim memutuskan dia kalah
lagi, dia harus terima itu sebagai kesatria. Jangan lagi marah-marah.
Jangan lagi ngumpul-ngumpulkan orang. Jangan lagi menganjurkan orang
people power. Terima kekalahan itu dengan besar hati, ajak masyarakat
untuk membangun bersama-sama,” ujarnya.
Rizal berharap situasi di Indonesia, khususnya Jakarta, segera
kondusif seperti semula agar aktivitas warga dan perekonomian tidak
terganggu. Dia prihatin aparat yang berjaga di objek vital, seperti
gedung Bawaslu, belum bisa kembali ke rumah menjalani bulan Ramadhan
bersama keluarga karena harus siaga penuh demi keamanan negara. [ak/detik]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed