oleh

Tubuh Mulusnya “DIRAJAH” Aksara Jawa, Ada Apa? ………

-Berita-263 Dilihat
Aksi Aksoro Busono di TBY. (Foto: Harminanto)
DIY-YOGYAKARTA, SriwijayaAktual.com – Pada Jumat (22/7/2016) petang, riuhnya Pasar Kangen di Taman Budaya
Yogyakarta seakan semakin komplit. Betapa tidak, seorang pria yang cukup
tambun memberikan tubuhnya untuk dirajah tulisan aksara Jawa
menggunakan cat warna.
Aksi bertajuk Aksoro Busono ini digagas oleh beberapa seniman
Yogyakarta yang prihatin dengan mulai lunturnya huruf Jawa di kalangan
masyarakat. Salah satu seniman, Pras Meuz menyampaikan keprihatinan
tersebut muncul lantaran saat ini paling hanya masyarakat Yogyakarta dan
sekitarnya saja yang menggunakan aksara ‘ibu’ di pulau Jawa ini.
“Aksara Jawa ini milik atau kepunyaan orang Jawa, tapi kita lihat
sendiri belakangan tak banyak lagi, mulai tergeser paling cuma sisa di
Yogyakarta saja. Di sekolah pun mungkin sekarang hanya berhenti di
tingkat SD saja, inilah alasan kami akhirnya menggagas perform ini,”
terangnya.
Pemilihan media tubuh sebagai ruang melukis aksara Jawa menurut Pras
juga tak lepas dari kegelisahan tersebut. “Sedianya aksara Jawa
merupakan pakaian yang mulia, inilah pesan yang juga ingin kita
sampaikan dalam aksi ini,” imbuhnya.
Perform beberapa seniman sepanjang sore hari tadi sempat mengundang
rasa penasaran masyarakat yang memang berniat merasakan nostalgia di
Pasar Kangen. Tak sedikit yang kemudian mengabadikan aksi tersebut
dengan kamera ponsel. (Adm).

Source, KRjogja

Komentar