oleh

Tulisan Kaligrafi di Pintu Masuk Ruang Sidang MK Ini Bikin Merinding

loading...

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Jika anda akan memasuki ruang sidang sengketa Pilpres 2019 di
Mahkamah Konstitusi (MK), anda akan melihat sebuah tulisan kaligrafi
sepanjang 10 meter terbentang di dinding di atas pintu. Dari keterangan
di bawahnya, diketahui bahwa tulisan kaligrafi itu dikutip dari Alquran
surah An-Nisa: 135.
Warna kaligrafi bergaya tulisan khat tsuluts itu abu-abu gelap, berpadu dengan dinding marmer abu-abu muda di ruang lega yang berbentuk bundar dengan pilar-pilar besar.
Lantas apa sesungguhnya makna dari tulisan kaligrafi tersebut? Dalam
ayat itu, Allah SWT mengingatkan kepada orang-orang beriman untuk
menegakkan keadilan yang sejati yang tanpa pandang bulu dan bersaksi
dengan sejujurnya.
“Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang
benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah walau terhadap
dirimu sendiri atau ibu, bapak, dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun
miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu
mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika
kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka
sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu
kerjakan,”
demikian kurang lebih terjemahan ayat tersebut.
Juru Bicara MK Fajar Laksono menjelaskan tulisan kaligrafi itu baru
dipajang pada awal bulan Ramadan atau sebelum sidang sengketa Pilpres
2019 dimulai.
“Iya baru Ramadan kemarin [dipasang],” ucap Fajar saat dimintai
konfirmasi wartawan, Jumat (14/6/2019) seperti dilansir CNN Indonesia.
Fajar mengaku, MK sengaja memasang kaligrafi tersebut untuk
menunjukkan identitas MK sebagai lembaga peradilan. “Dilihat dari
pilihan ayatnya yang terkait dengan keadilan, ya sesuailah dengan
keberadaan MK sebagai lembaga peradilan,” tuturnya.
Saat ini, MK sedang mengadili permohonan yang diajukan oleh pasangan
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dan, Jumat (14/6/2019)
kemarin merupakan hari perdana sidang sengketa tersebut. [*]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed