oleh

Uji Coba PNS-ASN Kerja Tanpa Ngantor Dimulai Besok…

-Berita-12 views
loading...

Uji Coba ASN Kerja
tanpa Ngantor Dimulai 1 Januari 2020

JAKARTA, SriwijayaAktual.com – Kerja aparatur sipil negara (ASN) bakal lebih fleksibel. Salah
satunya, mereka tidak perlu datang ke kantor. Kementerian Perencanaan
Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
(Bappenas) akan menguji coba model kerja tersebut per 1 Januari 2020.
Menteri
PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menuturkan, uji coba bakal
dilakukan kepada 1.000 ASN di lingkungan Bappenas. Dia ingin menjadikan
Bappenas sebagai contoh. ”Ada konsep kalau kerja lebih enak yang
fleksibel, kan? Nah, mungkin generasi-generasi ke depan juga akan dengan
cara-cara seperti itu. Jadi, kenapa enggak kita akomodasi?” ujarnya.
Dengan
konsep itu, para ASN nanti bisa bekerja di mana pun asal menyelesaikan
tugas dengan baik. Dengan demikian, tidak semua ASN harus bekerja di
kantor.
Menurut Suharso, kebijakan tersebut juga menyesuaikan
dengan kehidupan modern. Banyak generasi saat ini yang bekerja dengan
cara seperti itu. Intinya, kerja belong to everywhere. Yang penting, tugas-tugas yang diberikan kepada ASN selesai.
”Jadi,
kenapa enggak kita akomodasi? Jadi, kita punya ibu kota baru itu adalah
juga smart city, smart government, bisa fleksibel dalam hal pekerjaan.
Bisa bekerja flexy job, flexy schedule, semuanya serba flexy, remote working,” tutur Suharso, sebagaimana dilansir jawapos.com Sabtu (23/11/2019)
Namun,
Suharso menyebutkan, para ASN yang dimaksud adalah mereka yang memiliki
jabatan fungsional. Tidak eksklusif pada direktorat atau satuan kerja
tertentu. Menurut dia, cara tersebut mampu meminimalkan pemindahan ASN
ke ibu kota baru.
Di sisi lain, Menteri Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB) Tjahjo Kumolo setuju jika
ASN masa kini bisa bekerja dari luar kantor.
Tjahjo mengatakan,
ASN yang tak wajib ngantor akan diberi target kinerja. Dengan demikian,
mereka tetap menjalankan tugas sebagaimana mestinya. ”ASN bisa bekerja
di rumah atau di jalan. Yang penting, ada target, mempercepat proses,
mempercepat pengambilan keputusan. Itu saja,” sambungnya.
Sistem kerja remote working,
menurut Tjahjo, tidak akan mengubah besaran gaji. Yang terpenting,
hasil kerjanya sesuai target. Dengan begitu, ASN juga tidak terpatok jam
kerja. ”Kami ingin membuat ASN itu lebih efektif, lebih efisien, dan
bekerja output-nya lebih banyak memangkas rutinitas,” jelas Tjahjo.  [jawapos]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed