oleh

Umat Islam Sumsel Gruduk DPRD Sumsel: HIV Merusak Imun, Kalau HIP Merusak Iman Dan Negara Indonesia

PALEMBANG, Sriwijaya Aktual – Ratusan massa masyarakat Kota Palembang yang tergabung pada Gerakan Masyarakat Sumsel Bersatu menggelar aksi unjuk rasa menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Jika disahkan UU ini berpotensi menjadi pintung gerbang bangkitnya komunisme, PKI di Indonesia, di Halaman DPRD Prov.Sumsel, Juma’t (26/6/2020)

Massa aksi berasal dari perwakilan sejumlah ormas Islam Sumsel di Kota Palembang dan dihadiri para ulama dan habib seperti: Solihin Hasibuan, KH Umar Said, dr Burlian Abdullah dan tokoh besar Sumsel lain. Ratusan personil kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja dengan menerapkan protokol kesehatan.

loading...

Sekjen Front Pembela Islam (FPI) Sumsel Habib Mahdi Muhammad Syahab menilai RUU HIP disinyalir sengaja dimasukkan dalam proglegnas oleh orang-orang atau partai yang ingin merusak NKRI, UUD 1945 dan Pancasila. Terlebih dimasukkan istilah trisula dan ekasila yang bermaksud membuat bangsa Indonesia tanpa berketuhanan.

Spesial Untuk Mu :  Resep Masak Rendang Daging Sapi Bumbu Padang Sederhana

“Rancangan UU HIP itu membahayakan Pancasila. Ini jelas perselingkuhan busuk dari orang-orang yang berusaha menghancurkan bangsa dan negara,” tegasnya.

Menurut dia, RUU HIP tak lebih parahnya dari HIV Aids. Karena itu, pihaknya mendesak DPR RI menghentikan pembahasan RUU itu dan dihapus dari prolegnas yang kini ditunda karena sangat berbahaya.

“HIV merusak imun dan HIP merusak iman dan Negara Indonesia tercinta. Kami siap kawal MUI menolak RUU, jika DPR dan pemerintah tidak mengabulkan tuntutan kami maka akan dilakukan aksi berjilid-jilid,” ujarnya Habib Mahdi.

Umat Islam Sumsel  Gruduk DPRD Sumsel: HIV Merusak Imun, Kalau HIP Merusak Iman Dan Negara Indonesia

Sementara itu, Koordinator aksi Ustadz KH Umar Said mengatakan, Indonesia sejak lama sepakat menolak kehadiran komunisme, leninisme dan semua paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila, UUD 1945 dan NKRI. Termasuk juga perundangan-undangan yang menyimpang dari kehidupan bangsa Indonesia.

Spesial Untuk Mu :  Harga dan Spesifikasi ZTE Blade S7 Terbaru

“Kami meminta partai pengusung (Inisiator) RUU HIP dibubarkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku karena patut diduga partai tersebut telah makar dan ditunggangi oleh oknum tertentu yang ingin mengubah dasar atau falsafah Negara Indonesia yakni Pancasila secara halus dan sistematis. Presiden juga kami minta membubarkan BPIP karena terbukti tidak menjalankan fungsinya,” kata dia.

Sementara itu, utusan dari dari perwakilan masa aksi diterima secarav melakukan pertemuan di Ruang Banggar dengan anggota DPRD Sumsel yang dipimpin langsung ketua DPRD Sumsel Hj. R.A Anita Noeringhati SH, MH bersama perwakilan dari semua fraksi DPRD Prov.Sumsel, yang akan menyampaikan aspirasi itu ke pemerintahan pusat, DPR RI dan semua pimpinan pusat Partai Politik.

Spesial Untuk Mu :  nah Guys! Potret Vanessa Angel Ikuti Penyuluhan Kanker Serviks dan Payudara di Rutan

“Insya Allah, NKRI harga mati dan pancasila adalah dasar dan falsafah Negara Indonesia yang sama-sama kita cintai. Jangan diragukan semua fraksi akan mengawal, apa yang disampaikan akan diteruskan ke pemerintahan pusat, DPR RI dan DPP Partai Politik,” Tandasnya R.A Anita (red)

loading...

Komentar

News Feed