oleh

Upaya Pemberantasan PETI di Provinsi Jambi Yang Merajalela

-Berita-200 Dilihat
Eskavator PETI (Ilustrasi)
JAMBI, SriwijayaAktual.com – Gubernur
Jambi H. Zumi Zola menyatakan pemerintah Provinsi Jambi dan kabupaten
berkomitmen berupaya memberantas aktifitas penambangan emas tanpa izin
(PETI).

Menghadapi para penambang tanpa izin,  langkah dari segi
hukum harus kuat dan dibutuhkan komitmen kuat semua pihak dalam
penanganan di lapangan.
Ujarnya  Zola saat memimpin Rapat Koordinasi Penambang Emas Tanpa Izin
(PETI), di ruang pola Kantor Gubernur Jambi, Kamis (1/9/2016) kemarin.
Untuk
mengkaji langkah-langkah menghadapi pertambangan tanpa izin, satgas
akan menyusun strategi. Ini pekerjaan berat, perlu komitmen bersama
dengan penegak hukum. 
PETI
menjadi salah satu permasalahan yang sangat kompleks. Pemerintah telah
melakukan berbagai upaya, tapi jumlah alat berat yang beroperasi sudah
ratusan. Alat berat sudah masuk ke daerah yang sulit dijangkau. Oknum
juga bermain.  
“Kami sudah membentuk satgas yang diketuai oleh Wakapolda Jambi, Kombes.Pol. Nugroho Aji Wijayanto,” ungkap zola.
Zola
menegaskan, penanganan PETI memerlukan komitmen semua pihak, baik
pemerintah daerah, kepolisian TNI dan kejaksaan. Kalau sudah bersinergi,
cara-cara lama yang tidak efektif jangan dilakukan lagi.
Zola
menjelaskan, kalau masalah perut, pemerintah siap membantu. Pemprov
punya program pertanian, seperti bantuan bibit sawit, karet, kopi, ikan
serta buka sawah baru. Tapi harus disadari, sayur tidak sama dengan
emas.
Salah
satu upaya mengatasi PETI adalah menghentikan suplai BBM untuk
mesin-mesin dan alat berat yang digunakan PETI. Selama ini ada penyuplai
BBM. Penyaluran BBM ini harus diputus.
Dalam rapat juga disampaikan ada oknum yang terlibat. Kapolda dan Danrem sudah menindak tegas aparat yang ikut bermain.
Kabupaten
yang masih beroperasi PETI diantaranya; Kabupaten  Merangin, Sarolangun, Bungo dan
Tebo. Gubernur minta para bupatinya memaparkan permasalahan dan kendala
di lapangan.
Sementara itu, Wakil
Bupati Merangin, HA Khafid Moein menyampaikan, upaya pemerintah dan
kepolisian serta TNI sudah maksimal, namun masyarakat dipengaruhi oleh
mereka yang punya modal. Tanah mereka dibeli untuk diolah mencari emas.
“Kawasan
PETI di Merangin terletak di Pangkalanjambu 655 ha, Sungaimanau 260 ha,
Renahpembarap 2 ha, Tabirlintas 125 ha dan Tabirbarat 185 ha.
Pj.
Bupati Sarolangun, Arief Munandar, menjelaskan, ada beberapa daerah
menggunakan alat berat, yaitu di Limun dan Batangasai 20 unit dan
Pancakarya 20 unit.
Bupati
Bungo, H. Mashuri, menyampaikan, untuk memutus matarantai PETI adalah
BBM. Jangan ada yang menyalurkan BBM ke lokasi PETI.
 
Pj.
Bupati Tebo, Agus Sunaryo, menyampaikan, dibanding tahun lalu, kini
sudah ada penurunan. Pemkab Tebo terus melakukan pendekatan ke
masyarakat. (*).


Source, Info Jambi

Komentar