oleh

Utang Krakatau Steel Rp40 Triliun dan Punya 60 Anak Usaha, Menteri BUMN Erick Thohir Angkat Tangan

loading...

JAKARTA,  SriwijayaAktual.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bersama Komisi VI DPR RI melakukan rapat kerja (raker) membahas Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk BUMN tahun 2019 dan 2020.
Pada rapat itu, Erick mengungkapkan kondisi keuangan PT Krakatau
Steel (Persero) Tbk (KRAS) yang saat ini berdarah-darah. Tercatat
Krakatau Steel mempunyai utang hampir Rp40 triliun.
“Krakatau Steel ini mempunyai anak perusahaan yang berjumlah 60.
Jadi, apabila bapak ibu tanya saya, bisa tidak mereview Krakatau Steel
dalam waktu seminggu. Saya angkat tangan, karena jumlahnya 60,” ujar
dia, Jakarta, Senin (2/12/2019)
Sementara itu, Erick berencana untuk menerbitkan Peraturan Menteri
BUMN yang intinya untuk memperketat pembentukan anak dan cucu BUMN.
“Karena, saya tidak ingin BUMN yang sehat malah terbebani oleh
anak perusahaan. Saya tidak bicara direksi tapi oknum yang sengaja
gerogoti dari pada perusahaan yang sehat-sehat itu,” ungkap dia. 
Sebelumnya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir
mengatakan bahwa pendapatan BUMN sampai saat ini mencapai kurang lebih
Rp210 triliun. Namun dari 142 BUMN yang ada, hanya segelintir perusahaan
pelat merah yang mendominasi pendapatan tersebut.
“Kalau kita lihat dari pendapatan yang bisa dihasilkan BUMN
kurang lebih Rp210 triliun. Tapi 76% lebih banyak dari 15 perusahaan
saja,” ujar dia. (wdi/okezone)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed