oleh

Viral & Heboh!, Emak-emak Berkendara Motor Sempoyongan dan Nyaris Tumbang gegara Kabut Asap, Lihat Videonya..

-Berita-335 Dilihat

DUMAI-RIAU, SriwijayaAktual.com – Viral sebuah video amatir menunjukkan
seorang ibu paruh baya pengendara sepeda motor yang sedang berhenti di
perempatan lampu lalu lintas Tugu PON Kota Dumai, Jumat(13/9) pukul
07.35 waktu setempat. Ia ditolong menuju rumah sakit karena lemas dan
sesak nafas akibat menghirup kabut asap tebal.

Wanita berhijab merah mengendarai motor matik ini nyaris tumbang di atas
kendaraannya karena menjadi korban kabut asap atau jerebu seperti yang
terekam video seorang warganet dan viral di media sosial.

Dalam video tersebar di akun media sosial itu terlihat seorang perempuan
pengendara sepeda motor diselamatkan oleh petugas kesehatan yang tengah
membagikan masker.

Pemilik video Rudi Fajrin Amin menceritakan saat itu melihat seorang
perempuan tiba-tiba sempoyongan saat berhenti di lampu pengatur
lalulintas Bundaran Jalan Sukajadi – Sultan Sarif Kasim. Untung saat itu
ada beberapa relawan yang sedang membagikan masker langsung menolong.

“Terlihat dia sudah linglung dan beberapa kali menyandarkan kepala ke
stang sepeda motor, saya mulai curiga dan tidak lama beberapa orang
langsung membawanya ke ambulans,” kata Rudi seperti dikutip Antara.

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer Dinas Kesehatan Kota Dumai
Hafidz Permana menyebut, hasil medis diketahui wanita pengendara motor
ini menderita asma. Diduga karena menghirup kabut asap pekat membuatnya
makin sesak nafas, namun tidak sempat pingsan karena langsung ditangani
medis.

“Dari laporan medis, ibu itu sudah dibolehkan pulang, dia hanya sesak
nafas dan linglung di atas kendaraan. Untung saja ada beberapa relawan
menolong saat kejadian,” kata Hafidz.

Sementara, informasi BPBD Kota Dumai menyatakan, indeks standar polusi
udara (ISPU) Dumai pada Jumat (13/9) berada di angka di atas 300 PSI dan
masuk dalam kategori berbahaya.


Akibat udara tercemar asap, belum lama ini juga ada empat siswi salah
satu sekolah menengah atas di Kota Dumai mengalami pusing-pusing di
dalam kelas, dan harus mendapat tindakan medis akibat terpapar kabut
asap sisa kebakaran hutan dan lahan(karhutla). [*]

Komentar