oleh

Waduh !!! … H-5 Sampai H+7 Lebaran 2016, Tiket Ekonomi Sudah Ludes Habis

Ist/net

PALEMBANG, SriwijayaAktual.com – Tiket Kereta Api (KA) dari Stasiun Kertapati ke Kota Lubuk Linggau dan
Tanjung Karang untuk semua kelas menyisakan 20 persen. Sedangkan untuk
kelas ekonomi pada H-5 hingga H+7 Idul Fitri ludes terjual.
Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III
Palembang Aida Suryati mengatakan, belum ada rencana penambahan jumlah
kursi penumpang.

“Saat ini, tempat duduk yang terjual dari H-12 sampai H+12 Idul Fitri
sudah 80%, untuk kelas ekonomi H-5 sampai H+7 sudah habis, dan saat ini
belum ada rencana penambahan,” katanya, Rabu (22/6/2016).
Dijelaskannya, ketersediaan tiket bisnis dan eksekutif untuk tujuan
Lubuklinggau sebanyak 970 tiket, sedangkan Tanjung Karang 1.126 tiket
per hari. Sedangkan untuk kelas ekonomi tersedia 1.252, masing-masing
578 untuk tujuan Lubuklinggau sedangkan untuk tujuan Tanjung Karang
sebanyak 684 tiket.

PT KAI menetapkan masa posko angkutan Lebaran 2016 dari tanggal  24
Juni 2016 (H-12) hingga 17 Juli 2016 (H+10). Posko akan disiapkan di
semua stasiun, dengan tujuan untuk membantu masyarakat yang akan mudik
Lebaran sehingga dapat terlayani dengan baik.

PT KAI membuka layanan pencetakan tiket KA bagi calon penumpang yang telah memesan tiket melalui transaksi online.
Diharapkan masyarakat untuk segera melakukan pencetakan di mesin CTM,
agar calon penumpang KA terhindar dari panjangnya antrean ketika
melakukan pencetakan tiket pada hari yang sama dengan jadwal
keberangkatannya.

Untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan dalam perjalanan KA, PT
KAI Divre III menyiapkan AMUS (Alat Material Untuk Siaga) di sejumlah
titik yang rawan bencana longsor/amblas dan banjir, terutama menjelang
arus mudik dan arus balik. PT KAI Divre III Palembang juga menempatkan
petugas tambahan pemeriksa jalan rel ekstra, dan petugas flying gang (regu terbang/siaga).

Untuk memberikan rasa nyaman dan aman dari titik awal stasiun
keberangkatan sampai stasiun tujuan akhir penumpang, PT KAI Divre III
menerjunkan 315 personil keamanan gabungan dalam rangka menghadapi arus
mudik dan balik Lebaran tahun 2016.

PT KAI membatasi barang bawaan masing-masing penumpang maksimal 20kg
atau dimensi barang tidak lebih dari 1 meter, karena apabila terjadi
kelebihan bagasi, masing-masing penumpang akan dikenakan biaya angkut
tambahan.

Besarnya biaya tambahan adalah Rp10.000 bagi penumpang kelas
eksekutif, Rp6.000 bagi penumpang kelas bisnis dan ekonomi komersial dan
Rp2.000 bagi penumpang kelas ekonomi bersubsidi. Bagi penumpang yang
membawa barang lebih dari 40kg atau lebih dari 2 meter, barang akan
ditolak dan disarankan menggunakan jasa ekspidisi. (Adm).

Sumber, Beritapagi 

Komentar