oleh

Warga Paranggupito, Wonogiri, Rawan Pangan

-Berita-245 Dilihat
(Ilustrasi)
WONOGIRI-JATENG, SriwijayaAktual.com – Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengakui  masalah krusial  yang dihadapi
kalangan warga Paranggupito Wonogiri tidak hanya masalah kekeringan
namun belakangan ini juga dalam kondisi rawan pangan. Pemkab masih
mencari solusi permanen untuk mengurai semua permasalahan warga
tersebut.
Hal itu ditegaskan bupati disela-sela menyerahkan bantuan pangan
berupa beras bagi tiga desa di Kecamatan Paranggupito yang lagi rawan
pangan, seperti dilansir KRjogja, Kamis (15/9/2016).
Disebutkan Bupati Joko, Paranggupito termasuk kecamatan yang mendapat
perhatian serius Pemkab lantaran memiliki sejumlah masalah yang
dihadapi warga. “Tidak hanya rentan rawan pangan tapi saban tahun juga
dilanda  kekeringan,” tegas Joko yang akrab disapa Jekek.
Sayangnya, kata dia, sampai saat ini pihaknya belum menemukan  solusi
permanen untuk mengatasi masalah warga Paranggupito. Program pemberian
bantuan beras diakui  bupati bukan solusi permanen melainkan hanya
parsial. “Mestinya ditempuh solusi permanen bantuan hanya sementara
tidak menyelesaikan masalah untuk jangka panjang,” ujar Bupati Jekek. 
Sementara itu, Camat Paranggupito, Haryanto SSos, melaporkan, tiga desa di
wilayahnya mendapat bantuan pangan dari Kantor Ketahanan Pangan (KKP)
Wonogiri sebanyak 6,2 ton beras. Bantuan tersebut didistribusikan untuk
warga Desa Johunut sebanyak 300 KK, Sambiharjo (500 KK), dan Desa
Gudangharjo (390 KK).
Menurut Camat, sebelumnya pihaknya mengajukan bantuan pangan untuk
disalurkan kepada petani yang mengalami masa panen singkong buruk.
terutama singkong. “Kualitas panen singkong sangat jelek tak layak
dikonsumsi maupun dijual sehingga ribuan KK rawan pangan,” ujar
Haryanto. (*)





Source, KRjogja

Komentar