oleh

wooOW!! Jutaan Rakyat Iran Berkumpul Peringati 40 Tahun Revolusi Islam 1979

-Berita-205 Dilihat
Foto: Reuters.

TEHERAN-IRAN, SriwijayaAktual.com – Jutaan orang di Iran turun ke jalan
pada Senin untuk memperingati 40 tahun Revolusi Islam 1979. Peringatan
itu sekaligus menunjukkan kesetiaan rakyat Iran terhadap negara mereka
di tengah tekanan ekonomi dan politik yang muncul usai diberlakukannya
kembali sanksi Amerika Serikat (AS). 
Setiap 11 Februari, Iran menggelar pengumpulan massa untuk
menyoroti dukungan dari akar rumput dalam revolusi yang menggulingkan
kekuasaan Shah Mohammad Reza Pahlavi dan menggantikannya dengan
pemerintahan Republik Islam di bawah Pemimpin Tertinggi Ayatollah
Ruhollah Khomeini.
Di Iran, rangkaian peristiwa itu dikenal dengan nama Sepuluh Hari
Fajar, untuk memperingati masa-masa penuh demonstrasi dengan kekerasan
menyusul kembalinya Ayatollah Khomeini dari pengasingan pada 1 Februari
1979. Peristiwa itu juga menandai berakhirnya Kesultanan Persia yang
berusia 2.500 tahun.
Diwartakan Al Jazeera, Senin (11/2/2019),
di Teheran, massa berkumpul di Alun-Alun Azadi, salah satu monumen
paling ikonik di ibu kota. Alun-alun tersebut dibangun oleh Shah Iran
yang mendapat dukungan dari Amerika Serikat, dan kemudian dinamai ulang
setelah kemenangan kubu yang setia kepada Khomeini. 
Pengamanan telah ditingkatkan di seantero Iran menjelang acara
peringatan pada Senin mengantisipasi serangan atau aksi teroris. Tahun
lalu,seorang pria bersenjata yang mengenakan seragam militer melepaskan
tembakan di parade militer peringatan 30 tahun berakhirnya Perang
Irak-Iran di Kota Ahvaz, dan menewaskan sedikitnya 29 orang.
Tahun lalu, Presiden AS, Donald Trump secara sepihak membatalkan
kesepakatan program nuklir yang disepakati Iran dengan enam negara besar
dunia, termasuk AS dan memberlakukan kembali sanksi ekonomi terhadap
Iran. 
Negara-negara Eropa, termasuk Inggris dan Prancis berusaha
menyelamatkan kesepakatan nuklir tersebut, namun mereka juga menyatakan
ketidaksetujuan akan program pengembangan rudal balistik yang dilakukan
Teheran. (dka/okz)

Komentar