oleh

woOW GEMPAR!….Bunga Bangkai Ternyata Tidak Hanya Ditemukan di Bengkulu, di Desa ini Warga Menemukanya Juga

-Berita-458 Dilihat
Bunga Bangkai ditemukan di Desa Pulausangkar, Kerinci || foto : riko pirmando

KERINCI-JAMBI, SriwijayaAktual.com  – Tidak hanya di wilayah Bengkulu saja
tumbuh Bunga Bangkai atau biasa disebut orang bunga raflesia. Di Kerinci pun juga ada bunga langka raksasa jenis
titan arum (Amorphpophallus Titanium).
Bunga ini ditemukan oleh seorang warga Desa Pulausangkar, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi,
Senin (3/4/2017). Bunga Bangkai raksasa warna ungu tersebut ditemukan
Hamdani, pagi hari, sekitar pukul 07.30 WIB.
Saat berada di kebun, Hamdani mencium bau busuk seperti bangkai.
Setelah mencari sumber bau, dia kaget melihat Bunga Bangkai yang begitu
besar.
Syukran, warga Desa Pulausangkar, menjelaskan, saat pertama kali
ditemukan bunga itu tengah mekar sehingga terlihat sangat cantik.
Tingginya sekitar tiga meter, kelopaknya lumayan besar.”Pungkasnya, dikutip laman infojambi.
Sejak bunga itu ditemukan, banyak warga sekitar berbondong-bondong
datang ke lokasi. Mereka ingin menyaksikan langsung bunga raksasa yang
tumbuh di ladang Desa Pulausangkar itu. 
Apa Perbedaan Raflesia dengan Bunga Bangkai?
Apa Perbedaan Raflesia dengan Bunga Bangkai?
Masih banyak orang yang salah menafsirkan tentang bunga raflesia dan
bunga bangkai. Kebanyakan orang mengira bahwa raflesia sama dengan bunga
bangkai karena keduanya memiliki ciri khas, yaitu bunganya mengeluarkan
bau busuk seperti bau bangkai atau daging busuk. Kedua bunga ini
sebenernya sangat berbeda, baik dari bentuk, struktur tanamannya,
habitatnya, dan asal usulnya. Memang kedua bunga ini memiliki ciri khas
yang sama, yaitu baunya yang menyengat sebagai adaptasi untuk membantu
proses penyerbukannya untuk kebutuhan perkembangbiakannya.

Apa sebenarnya bunga raflesia dan bunga bangkai itu? Berikut ini perbedaan antara bunga raflesia dengan bunga bangkai:

Perbedaan Raflesia dan Bunga Bangkai Sumber: wikipedia

  1. Rafflesia
    adalah genus tumbuhan bunga parasit yang ditemukan di hutan hujan
    Indonesia oleh seorang pemandu dari Indonesia yang bekerja untuk Dr.
    Joseph Arnold tahun 1818, dan dinamai berdasarkan nama Thomas Stamford
    Raffles, pemimpin ekspedisi itu. Sedangkan Bunga bangkai atau suweg
    raksasa atau batang krebuit (nama lokal untuk fase vegetatif), Amorphophallus
    titanum Becc.
    , merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan
    (Araceae) endemik dari Sumatera, Indonesia, yang dikenal sebagai tumbuhan
    dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia.
  2. Raflesia
    dari suku atau famili vitaceae, sedangkan bunga bangkai dari suku atau
    famili araceae.
  3. Raflesia
    tidak memiliki batang dan daun, sedangkan bunga bangkai memiliki dua fase
    dalam kehidupannya yang muncul secara bergantian, fase vegetatif dan fase
    generatif. Pada fase vegetatif muncul daun dan batang semunya. Tingginya
    dapat mencapai 6m. Setelah beberapa waktu (tahun), organ vegetatif ini
    layu dan umbinya dorman. Apabila cadangan makanan di umbi mencukupi dan
    lingkungan mendukung, bunga majemuknya akan muncul. Apabila cadangan
    makanan kurang tumbuh kembali daunnya.
  4. Raflesia
    memiliki lebar bunga lebih dari 100 cm, sedangkan bunga bangkai lebarnya
    50-70 cm dengan tinggi dapat mencapai 6 meter.
  5.  Rafflesia
    arnoldii mempunyai bunga tunggal terbesar di dunia dari seluruh tumbuhan
    berbunga, sedangkan bunga bangkai dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga
    (majemuk) terbesar di dunia. (DBS)

Baca Juga: Usai Mimpi Diberi Ikan, Pelukis Ini Temukan Bonsai Pisang ‘ Jenis Pisang Emas’ 

Komentar

Banyak Berita Terhangat Lainya